• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Senin, 19 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

      Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

      19 jam lalu

      Presiden Prabowo dorong terobosan atasi kekurangan lebih dari 100 ribu dokter

      Presiden Prabowo dorong terobosan atasi kekurangan lebih dari 100 ribu dokter

      15 January 2026 11:56 Wib

      DPR mulai bahas pembentukan RUU Perampasan Aset

      DPR mulai bahas pembentukan RUU Perampasan Aset

      15 January 2026 11:53 Wib

      Prabowo undang 1.200 guru besar sosial humaniora untuk dialog tertutup di Istana

      Prabowo undang 1.200 guru besar sosial humaniora untuk dialog tertutup di Istana

      15 January 2026 10:54 Wib

      Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

      Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

      14 January 2026 17:58 Wib

  • Ekonomi
    • Astra Motor siap luncurkan All New Honda Vario 125 di Kendari

      Astra Motor siap luncurkan All New Honda Vario 125 di Kendari

      15 January 2026 16:43 Wib

      Pemerintah setujui RKAB 2026 PT Vale, operasional tiga blok kembali normal

      Pemerintah setujui RKAB 2026 PT Vale, operasional tiga blok kembali normal

      15 January 2026 16:38 Wib

      Rupiah pada Kamis pagi menguat 0,08 persen jadi Rp16.851 per dolar AS

      Rupiah pada Kamis pagi menguat 0,08 persen jadi Rp16.851 per dolar AS

      15 January 2026 10:38 Wib

      IHSG Kamis pagi dibuka menguat 39,71 poin

      IHSG Kamis pagi dibuka menguat 39,71 poin

      15 January 2026 9:38 Wib

      Harga emas Antam Kamis naik menjadi Rp2,675 juta/gram

      Harga emas Antam Kamis naik menjadi Rp2,675 juta/gram

      15 January 2026 9:38 Wib

  • Olahraga
    • Real Madrid tersingkir dari Piala Raja setalah kala 3-2 atas Albacete

      Real Madrid tersingkir dari Piala Raja setalah kala 3-2 atas Albacete

      15 January 2026 8:47 Wib

      Arsenal kalahkan Chelsea melalui skor ketat 3-2

      Arsenal kalahkan Chelsea melalui skor ketat 3-2

      15 January 2026 8:45 Wib

      Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman

      Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman

      15 January 2026 8:43 Wib

      Gol Pio Esposito antar Inter Milan taklukkan Lecce 1-0

      Gol Pio Esposito antar Inter Milan taklukkan Lecce 1-0

      15 January 2026 8:42 Wib

      Senegal ke final Piala Afrika setelah kalahkan Mesir 1-0

      Senegal ke final Piala Afrika setelah kalahkan Mesir 1-0

      15 January 2026 8:41 Wib

  • Budaya & Pariwisata
    • Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      06 January 2026 6:26 Wib

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

  • Humaniora
    • Dankodaeral VI Makassar kunjungi proyek IGP PT Vale di Morowali

      Dankodaeral VI Makassar kunjungi proyek IGP PT Vale di Morowali

      16 January 2026 10:59 Wib

      Kemenhaj catat pelunasan biaya haji di Sultra capai 102,98 persen

      Kemenhaj catat pelunasan biaya haji di Sultra capai 102,98 persen

      12 January 2026 13:32 Wib

      Sultra gelontorkan Rp72 miliar revitalisasi sekolah

      Sultra gelontorkan Rp72 miliar revitalisasi sekolah

      11 January 2026 8:37 Wib

      Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sultra

      Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sultra

      10 January 2026 16:25 Wib

      Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

      Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

      10 January 2026 16:24 Wib

  • Opini
    • Dunia Multipolar dan tantangan diplomasi Indonesia berbasis ketahanan nasional

      Dunia Multipolar dan tantangan diplomasi Indonesia berbasis ketahanan nasional

      15 January 2026 12:37 Wib

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

  • Video
    • 397 lembar uang palsu ditemukan beredar di Sultra pada 2025

      397 lembar uang palsu ditemukan beredar di Sultra pada 2025

      Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan

      Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan

      BPK soroti sejumlah aset Pemprov Sultra yang dikuasai pihak lain

      BPK soroti sejumlah aset Pemprov Sultra yang dikuasai pihak lain

      BEI Sultra catat 33 ribu investor baru tahun 2025 didominasi kaum muda

      BEI Sultra catat 33 ribu investor baru tahun 2025 didominasi kaum muda

      Pelunasan BPIH calon jemaah Sulawesi Tenggara capai 102 persen

      Pelunasan BPIH calon jemaah Sulawesi Tenggara capai 102 persen

  • Foto
    • Lampu jalan Inner Ring Road Kendari

      Lampu jalan Inner Ring Road Kendari

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

  • Internasional
    • RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      Selasa, 13 Januari 2026 13:58

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Selasa, 13 Januari 2026 10:37

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Jumat, 9 Januari 2026 13:26

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Senin, 5 Januari 2026 11:15

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 14:30

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Simposium SMSI tegaskan Pilkada melalui DPRD sebagai alternatif demokrasi

      Simposium SMSI tegaskan Pilkada melalui DPRD sebagai alternatif demokrasi

      Kamis, 15 Januari 2026 20:47

      Pemerintah siapkan Rp335 triliun untuk program MBG di 2026

      Pemerintah siapkan Rp335 triliun untuk program MBG di 2026

      Kamis, 15 Januari 2026 16:39

      BMKG: Potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

      BMKG: Potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

      Kamis, 15 Januari 2026 8:40

      KLH evaluasi pertambangan di 14 provinsi

      KLH evaluasi pertambangan di 14 provinsi

      Rabu, 14 Januari 2026 16:34

      Waspada hujan lebat di mayoritas wilayah RI pada Rabu

      Waspada hujan lebat di mayoritas wilayah RI pada Rabu

      Rabu, 14 Januari 2026 8:06

Logo Header Antaranews Sultra

Refleksi 20 tahun tsunami Aceh

id 20 tahun tsunami aceh,peringatan dini tsunami,gempa bumi,Geofisika BMKG,berita sultra Kamis, 26 Desember 2024 7:03 WIB

Image Print
Refleksi 20 tahun tsunami Aceh

Muhaimin, seismolog sekaligus supervisi operator Tsunami Early Warning System Indonesia (Ina-TEWS) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan cara kerja pendeteksian gempa bumi dan analisis potensi tsunami (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Jakarta (ANTARA) - Dibutuhkan beberapa lapis pakaian untuk Muhaimin memastikan tubuhnya tetap hangat saat berada dalam ruangan pengoperasian Tsunami Early Warning System Indonesia (Ina-TEWS). Perangkat ini berada di lantai 2 Gedung C Komplek Perkantoran Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta.

Kondisi ruangan untuk pengoperasian Ina-TEWS tak terlalu luas tapi penuh dengan layar monitor berukuran besar, berikut perangkat komputer beresolusi tinggi. Perangkat ini beroperasi tiada henti setiap hari selama 24 jam. Hal ini membuat temperatur ruang kerja Muhaimin harus dijaga dengan suhu 18-20 Celcius supaya peralatan elektronik yang ada tidak panas (overheat) dan error.

Muhaimin merupakan seismolog sekaligus supervisi para operator Ina-TEWS, sebuah sistem yang menjadi tulang punggung Indonesia untuk cepat mengetahui keberadaan gempa sekaligus mendeteksi potensi tsunami setelah gempa terjadi. Informasi itu kemudian dipublikasikan kepada masyarakat luas.

Dalam melaksanakan tugasnya, pria bertubuh mungil ini ditemani oleh 14 orang anggota tim lainnya dari Kedeputian Geofisika BMKG. Dia harus memastikan setiap anggota tim tetap fokus melaksanakan tugas sesuai prosedur operasional mulai dari mengawasi garis data seismik pada layar monitor, mengolah data numerik untuk memperbaharui parameter getaran hingga merilis publikasi.

Pergerakan para operator Ina-TEWS ini tampak sangat terbatas. Bahkan mesti berhati-hati untuk sekadar ngobrol atau memalingkan muka guna menonton siaran televisi. Mereka harus memastikan ada yang menggantikan tugas ketika mereka hendak meninggalkan ruangan untuk beristirahat. Para operator harus tetap berada dalam ruangan dengan mata dan telinga yang selalu awas, sehingga tidak ada aktivitas getaran yang terlewatkan.

Ada ratusan unit alat seismometer yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang mereka awasi dari ruangan dingin itu secara bergantian dalam empat jam kerja (shift) mulai dari pagi, siang, sore malam dan dini hari. Mereka dituntut untuk tidak boleh mengalami kesalahan dalam menganalisa data dan cepat mengambil keputusan. Sebab, kesalahan sedikit saja akan menimbulkan masalah yang besar bagi masyarakat.

Ina-TEWS yang dibuat pada 2008 ini dirancang untuk memberikan peringatan dini tsunami kepada masyarakat sesegera mungkin setelah gempa terdeteksi. Oleh karena itu, para operatornya mesti berpacu dengan waktu memanfaatkan setiap detik yang sangat berarti.

Sampai saat ini sebanyak 600 menara seismometer yang tersebar dari ujung barat Aceh - timur Merauke. Setiap seismometer memiliki sensitivitas tinggi dalam mendeteksi getaran (seismic) mulai dari yang berkekuatan rendah 1,0 - 5,0 magnitudo atau di bawahnya, sampai yang berkekuatan lebih dari 5,0 magnitudo, sekaligus yang paling berpotensi merusak dengan titik episentrum puluhan kilometer di daratan/bawah laut. Untuk mendeteksi potensi tsunami, dalam sistem Ina-TEWS sudah terintegrasi dengan alat pasang surut air laut berupa tide guage sejumlah 250 unit yang terpasang di dermaga kapal seluruh Indonesia.

Dalam waktu kurang dari dua menit tim di pusat monitoring Ina-TEWS harus dapat menentukan apakah getaran gempa yang terdeteksi berpotensi menimbulkan tsunami dengan analisis yang sangat akurat. Proses ini melibatkan algoritma canggih yang memproses data geofisika, memodelkan skenario penyebaran gelombang tsunami, dan memprediksi waktu serta tinggi gelombang yang akan tiba di daratan.

“Hampir setiap hari Indonesia terjadi gempa dengan jumlah yang bervariasi berkisar antara 2-6 kali dan tidak ada getaran gempa yang terlewatkan. Bahkan yang terkecil sekalipun semua dianalisis dan diinformasikan kepada masyarakat,” kata Muhaimin yang ditemui di kantornya belum lama ini.

Semua yang diterapkan oleh para seismolog operator Ina-TEWS tersebut merupakan hasil evaluasi dari tragedi bencana gempa dahsyat berkekuatan 9,1--9,3 magnitudo dan disusul gelombang tsunami Samudera Hindia yang meluluhlantahkan Provinsi Aceh pada 26 Desember 2004. Peristiwa itu menewaskan lebih kurang 170 ribu warga “Bumi Serambi Mekkah”. Indonesia tidak ingin dampak serupa terjadi kembali.

Oleh karena itu, fungsi mereka adalah memastikan informasi pertama peristiwa gempa bisa segera tersampaikan kepada masyarakat. Hal ini yang belum bisa dilakukan 20 tahun silam karena masih minimnya peralatan pendeteksi bencana kala itu dan sebagian besar masih dilakukan secara analog.

Suasana ruangan operator Tsunami Early Warning System Indonesia (Ina-TEWS) di Gedung C komplek perkantoran Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta. ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Seiring perkembangan zaman yang bertransformasi ke digital, maka catatan waktu terbaik Indonesia untuk distribusi peringatan dini tsunami saat ini adalah kurang dari tiga menit setelah gempa terjadi. Atau satu menit setelah para seismolog berhasil mendiseminasi data yang terdeteksi sensor Ina-TEWS hingga mendapatkan hasil parameter akurat. Catatan waktu peringatan dini ini jauh lebih baik dibanding 8-10 tahun lalu yang membutuhkan waktu rata-rata 10 menit.

Pemanfaatan gelombang jaringan internet media sosial, pemancar siaran televisi dan radio digital yang dikelola Kementerian Telekomunikasi dan Digital (Komdigi) turut menyempurnakan ketersampaian informasi peringatan dini tsunami dan pendeteksian gempa. Kecepatan waktu ini seharusnya cukup untuk memberikan kesempatan berharga bagi masyarakat lokasi berbahaya untuk segera melakukan evakuasi.

“Kami tidak bisa memprediksi gempa, tapi yang bisa kami lakukan adalah mendeteksinya secepat mungkin dan memberikan peringatan untuk mengurangi dampaknya,” kata Muhaimin (47), salah satu seismolog senior BMKG jebolan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta itu.

Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG belum menemukan adanya gempa yang berpotensi tsunami sampai dengan di penghujung tahun 2024 ini. Namun, BMKG mencatat setidaknya sudah lebih dari 17.000 gempa yang terdeteksi melanda Indonesia.

Satu di antaranya digolongkan sebagai gempa bumi berkekuatan sedang dengan dampak paling merusak tahun ini, yaitu gempa 5,0 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Bandung - Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hasil diseminasi operator Ina-TEWS mendapati gempa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Garsela (Garut selatan) yang berpusat di darat 25 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung.

Muhammad Obie, salah satu anggota operator Ina-TEWS mengatakan dirinya terlibat dalam proses pemantauan gempa bumi yang melanda Jawa Barat ini. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 18 September 2024 sekitar pukul 09.41 WIB, atau beberapa saat setelah pergantian shift jaga yang mereka menyebutnya dengan istilah “on duty”. Seluruh anggota tim melaksanakan tugasnya dengan adrenalin yang luar biasa karena mereka tahu keputusan yang diambil bisa menentukan keselamatan banyak orang.

Aktivitas gempa ini terus dalam pantauan dan dilaporkan secara berkala oleh BMKG sejak tiga menit pertama kejadian.Laporan ini menjadi rujukan upaya tanggap darurat dan pemulihan dampak bencana sampai benar-benar tidak ada lagi pergerakan aktivitas sesar Garsela itu.

Beruntung tidak ada kondisi lanjutan yang menyertai gempa tersebut. Dengan demikian, penanganan terhadap sebanyak 45.325 orang warga terdampak bisa berhasil dan berlangsung aman. Tim pencarian dan pertolongan saat itu dapat melakukan operasi terhadap satu orang korban yang sempat dilaporkan hilang kemudian jasadnya bisa dievakuasi dari runtuhan material bangunan rumah sebelum masa operasi berakhir.

Tantangan

Meski sudah memiliki ratusan alat pemantau gempa dan potensi tsunami dalam sistem Ina-TEWS, tapi jumlah tersebut masih belum bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menjadi tantangan besar khususnya bagi wilayah terpencil di kawasan Indonesia bagian timur.

Sebagai seorang seismolog yang pernah bertugas di BMKG Kota Ambon, Maluku, maka Obie tahu betul tantangan pendeteksian gempa – peringatan dini tsunami di Indonesia timur itu.

Menurut Obie, akses data dari sensor sering kali mengalami keterlambatan akibat kendala jaringan atau lokasi geografis yang sulit dijangkau. Begitu pula vandalisme juga menjadi masalah serius. Sensor pendeteksi gempa dan potensi tsunami yang berada di lokasi-lokasi strategis seperti dekat pemukiman penduduk atau jalur perlintasan kapal nelayan sering dirusak atau bahkan hilang.

Kondisi tersebut sebagaimana yang terjadi pada alat Ina-Buoy. Alat ini merupakan salah satu komponen sensor yang digunakan dalam Ina-TEWS untuk mendeteksi pasang tsunami di tengah laut. Dari delapan lokasi pemasangan satu di antaranya ada di laut selatan Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada medio 2019-2020.

Alat canggih tersebut saat ini sudah tidak lagi beroperasi karena menjadi korban tangan jahil oknum masyarakat dan biaya perawatannya yang sangat mahal per unitnya bisa memakan anggaran senilai Rp6 miliar.

Demikian juga halnya menara pemantau untuk mendeteksi gempa bumi yang sebagian besar sudah berusia senja, seperti yang dapat ditemukan di wilayah Aceh.

Aceh memiliki sebanyak 25 unit alat pendeteksi gempa dan potensi tsunami yang dalam tiga tahun terakhir ini perawatannya menjadi tanggung jawab petugas Stasiun Geofisika (Stageo) Kelas III Mata'Ie di Aceh Besar dan Stasiun Geofisika di Aceh Selatan. Masing-masing peralatan tersebut berupa bangunan berisi sensor seismometer, menara, sirene, dan lainnya yang tersebar di Kabupaten Aceh Besar, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Aceh Timur, Lhokseumawe, Bener Meriah, Pidie, Simeulue, Kota Sabang, Gempang, Jantho, dan Selimung.

Pengamat Meteorologi Geofisika Muda Stageo BMKG Mata'Ie Aceh Besar, Zaenal Abidin Al Atas, mengatakan bahwa sebagian besar peralatan itu adalah generasi pertama yang dibangun pada periode 2006-2007. Oleh karena faktor usianya yang sudah tua, ditambah faktor alam lantaran berhadapan degan terpaan angin, terik matahari dan air asin kawasan pesisir, maka saat ini alat tersebut sudah kerap mengalami gangguan.

Bahkan, ada tiga menara yang dibangun di daratan itu sudah tidak berfungsi lagi dalam satu atau dua tahun terakhir. Padahal ia mengakui bahwa perawatan sudah rutin dilakukan selama dua kali dalam setahun.

Proses perawatan yang dilakukan meliputi pembersihan sensor, sistem pasokan daya tegangan dari perangkat panel surya dan baterai, hingga pengecekan sistem kabel dan jaringan komunikasinya. Proses ini dilakukan setiap tanggal 26 Desember yang sekaligus mengenang tragedi tsunami 2004. Tiga alat pemantau yang rusak tersebut saat ini lebih butuh untuk perbaikan atau menggantinya dengan perangkat yang baru demi dapat mengembalikan fungsinya.

Meski tidak terlalu berdampak dalam proses pendeteksian gempa dan potensi tsunami di Aceh tetapi bukan berarti tidak diperbaiki. Pihaknya menargetkan upaya perbaikan ini bisa segera dilakukan oleh petugas ahli setidaknya pada awal tahun 2025.

Maka dengan langkah-langkah strategis yang diiringi komitmen kuat, Indonesia ke depan seharusnya tidak lagi hanya menunggu datangnya gempa-tsunami, tetapi mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan keberanian dan kesiapan yang matang. Refleksi 20 tahun tsunami Aceh adalah tentang memperbesar harapan untuk generasi siap selamat dan melaksanakan pembangunan berkelanjutan.

Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Sarjono
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Insan pers Aceh gelar doa bersama untuk wartawan korban tsunami

Insan pers Aceh gelar doa bersama untuk wartawan korban tsunami

Jumat, 27 Desember 2024 5:38

Refleksi 20 tahun tsunami di Aceh

Refleksi 20 tahun tsunami di Aceh

Senin, 23 Desember 2024 14:33

Organisasi pers menggelar doa bersama untuk jurnalis korban tsunami Aceh

Organisasi pers menggelar doa bersama untuk jurnalis korban tsunami Aceh

Minggu, 26 Desember 2021 8:25

Mahasiswa Aceh Peringati Delapan Tahun Tsunami

Mahasiswa Aceh Peringati Delapan Tahun Tsunami

Rabu, 26 Desember 2012 13:58

BMKG cabut peringatan dini tsunami setelah gempa guncang Rusia

BMKG cabut peringatan dini tsunami setelah gempa guncang Rusia

Jumat, 1 Agustus 2025 6:13

Gempa di Rusia, BMKG keluarkan peringatan dini tsunami di Gorontalo-Papua

Gempa di Rusia, BMKG keluarkan peringatan dini tsunami di Gorontalo-Papua

Rabu, 30 Juli 2025 9:15

BMKG: status peringatan dini waspada tsunami di Sultra diakhiri

BMKG: status peringatan dini waspada tsunami di Sultra diakhiri

Selasa, 10 Januari 2023 22:35

BMKG secara resmi akhiri peringatan dini tsunami di Maluku

BMKG secara resmi akhiri peringatan dini tsunami di Maluku

Selasa, 10 Januari 2023 10:02

  • Terpopuler
Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

19 jam lalu

BMKG sebut sesar aktif sebabkan gempa bumi di Koltim

BMKG sebut sesar aktif sebabkan gempa bumi di Koltim

19 jam lalu

  • Top News
BPK soroti beberapa aset Pemprov Sultra dikuasai pihak lain

BPK soroti beberapa aset Pemprov Sultra dikuasai pihak lain

Mantan Bupati Koltim Abd Azis jalani sidang perdana korupsi RSUD di PN Kendari

Mantan Bupati Koltim Abd Azis jalani sidang perdana korupsi RSUD di PN Kendari

Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

KPK umumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil jadi tersangka kasus kuota haji

KPK umumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil jadi tersangka kasus kuota haji

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video