Logo Header Antaranews Sultra

Ditemikan, kotak hitam kedua dari pesawat China Eastern

Minggu, 27 Maret 2022 13:31 WIB
Image Print
Tim penyelamat membawa potongan puing pesawat di lokasi inti jatuhnya pesawat China Eastern Airlines di wilayah Tengxian, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, Jumat (25/3/2022). ANTARA FOTO/Xinhua/Zhou Hua/wsj.

Beijing (ANTARA) - Kotak hitam kedua dari pesawat China Eastern Airlines yang jatuh di perbukitan Daerah Otonomi Guangxi berhasil ditemukan di titik lokasi kejadian pada Minggu pagi, seperti disampaikan Pusat Tanggap Darurat Nasional China.

Kotak hitam kedua tersebut ditemukan terpendam di kedalaman 1,5 meter lapisan tanah perbukitan Kabupaten Tengxian, Guangxi.

Pesawat jenis Boeing 737-800 milik China Eastern Airlines jatuh dalam posisi vertikal dari ketinggian hampir 9.000 meter dan menghunjam ke tanah perbukitan di wilayah selatan China itu pada Senin (21/3).

Pesawat penumpang domestik bernomor penerbangan MU-5737 tersebut jatuh dalam perjalanan dari Kunming, Provinsi Yunnan, menuju Guangzhou, Provinsi Guangdong.

Baca juga: Kotak hitam pesawat China Eastern ditemukan tetapi kondisinya rusak parah

Kotak hitam pertama telah ditemukan petugas pada Rabu (23/3) malam dan telah dikirimkan ke Beijing untuk dipelajari lebih lanjut.

Kedua kotak hitam berisi data terakhir penerbangan dan rekaman percakapan di kokpit.

Data-data yang terekam bakal mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan udara terburuk di China dalam 12 tahun terakhir itu.

Sementara itu, otoritas setempat pada Sabtu (26/3) malam secara resmi mengumumkan bahwa 132 orang di dalam pesawat nahas yang terdiri dari 123 orang penumpang dan sembilan kru dinyatakan tewas.

Sebanyak 114 jasad penumpang dan enam awak telah berhasil diidentifikasi.

Baca juga: Pesawat penumpang China Easter Airlines berpenumpang 133 orang jatuh



Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026