Dinkes Kendari mulai layani vaksinasi moderna untuk masyarakat umum

id Kendari, vaksinasi, moderna

Dinkes Kendari mulai layani vaksinasi moderna untuk masyarakat umum

Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mulai melayani penyuntikan vaksin buatan Moderna bagi masyarakat umum guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan variannya.

Kepala Dinkes Kota Kendari Rahminingrum di Kendari, Selasa mengatakan penyuntikan vaksin Moderna ke warga hanya akan diberikan hingga dosis kedua, berbeda dengan tenaga kesehatan hingga mencapai dosis ketiga.

"Untuk melayani vaksin Moderna ke masyarakat, kami telah menyiapkan ratusan dosis vaksin yang didistribusikan oleh pemerintah pusat," kata dia.

Dinas kesehatan setempat memberikan pilihan kepada masyarakat untuk memilih jenis vaksin yang akan disuntikkan, apakah Moderna atau Sinovac yang saat ini telah banyak diberikan kepada masyarakat.

"Kami kasih pilihan mau terima vaksin Sinovac atau Moderna, tinggal masyarakat yang menentukan," tutur dia.

Masyarakat yang ingin menerima vaksin Moderna, katanya, dapat diperoleh di kantor kinas kesehatan kota dan di 15 puskesmas terdekat milik pemerintah setempat.

Menurutnya, vaksin Moderna dan Sinovac tidak ada perbedaan, yakni sama-sama untuk membentuk imun tubuh sehingga diyakini dapat mencegah risiko terinfeksi COVID-19, apalagi telah melalui pengkajian dan mendapatkan persertujuan dari pemerintah pusat.

"Vaksin Moderna ini sangat baik, apalagi vaksin ini tidak menggunakan virus yang dilemahkan, melainkan menggunakan komponen materi genetik yang membuat sistem kekebalan tubuh memproduksi spike protein. Itu akan memicu sistem imun untuk menghasilkan antibodi yang bisa melindungi tubuh saat terinfeksi COVID-19," ujarnya.

Ia berharap, hadirnya beragam pilihan dosis vaksin dapat mendorong animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi guna mencapai kekebalan kelompok sebagai upaya mempercepat penanganan pandemi global COVID-19.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021