Pertumbuhan ekonomi Kolaka turun dampak COVID-19

id bupati kolaka

Pertumbuhan ekonomi Kolaka turun dampak COVID-19

Arsip - Bupati Kolaka Ahmad Safei bersama Kapolres AKBP Saiful Mustofa saat memantau vaksin massal, Sabtu (foto Antara/Darwis Sarkani)

Kolaka (ANTARA) - Pandemi COVID-19 di Kabupaten Kolaka,Sultra berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat serta penyelenggara Pemerintahan.

Bupati Kolaka,Ahmad Safei saat menyampaikan penjelasan terkait laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2020 menjelaskan terganggunya produktivitas sektor ekonomi berdampak pada merosotnya pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya jumlah pengangguran.

"Pertumbuhan ekonomi Kolaka tahun 2020 secara umum terkoreksi minus 3,40 persen dan mengalami penurunan dibanding tahun 2019 lalu," katanya.

Dengan kondisi seperti kata dia mengakibatkan tidak maksimalnya produksi beberapa sektor ekonomi khususnya delapan lapangan usaha yang mengalami penurunan seperti sektor pertambangan dan penggalian,sektor perdagangan,transportasi dan sektor akomodasi.

Meskipun demikian kata Safei sembilan lapangan usaha lainnya masih dapat tumbuh positif seperti sektor pertanian,industri,informasi komunikasi dan jasa kesehatan.

Begitu juga dengan tingkat pengangguran lanjut Safei pada tahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 5,29 persen dibanding tahun 2019 sebesar 3,61 persen dan peningkatan ini terjadi merata seluruh Indonesia akibat dari pandemi COVID-19.

Namun demikian beberapa indikator makro lainnya masih menunjukkan kinerja positif seperti indeks pembangunan manusia tahun 2019 sebesar 73,01 poin meningkat menjadi 73,45 poin di tahun 2020.

Apresiasi


Bupati Kolaka,Sulawesi Tenggara Ahmad Safei memberikan apresiasi dan dukungan kepada masyarakat khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19 di daerah itu.

" Sebagai Pemerintah kita mengapresiasi masyarakat dalam penanganan pandemi COVID-19 dan Kolaka sudah berada pada zona hijau," katanya.

Selain itu kata Safei juga memberikan apresiasi kepada DPRD,Forkopimda,aparat TNI/Polri,tokoh Agama,dan tokoh masyarakat  serta stakeholder atas dukungan dan kerja sama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta bergotong royong khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19.

Untuk itu kata Bupati dua periode itu mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktifitas di luar rumah serta selalu menjaga jarak dan menggunakan masker.

" Meskipun kita sudah berada pada zona hijau namun kami mengimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan," ungkap Safei.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar