Kendari (ANTARA) - Taman Kanak Islam Al Kautsar Kendari, Sulawesi Tenggara Yayasan Masjid Agung Al-Kautsar Kendari, tahun ajaran 2020/2021 menamatkan sebanyak 50 siswa. Yayasan ini sekaligus telah memperlihatkan eksistensinya untuk menjadi pusat persemaian generasi emas di kota ini.
Ketua Yayasan Masjid Agung Al-Kautsar Kendar Drs Asrun Lio MHum PhD, Selasa mengatakan, kedepan TK Islam Al Kautsar Kendari akan semakin maju melalui tambahan program-program unggulain.
"TK Islam Al Kautsar Kendari merupakan lembaga pendidikan usia dini yang menjadi pusat persemaian generasi rabbani atau juga disebut 'golden age', yaitu generasi yang selalu berada dalam garis ke-Islam-an dan selalu dekat dengan Allah, sehingga generasi ini nantinya diharapkan selalu berada di barisan terdepan dalam menegakkan kalimatullah serta mengamalkan ajaran Islam," terangnya.

Akademisi asal Bombana ini melanjutkan, dalam usia emas maka anak-anak siap dibentuk menjadi generasi rabbani dan teladan, karena secara duniawi dapat menjadi kaya jiwa serta unggul ketaqwaan maupun luhur budi pekertinya.
"Generasi rabbani merupakan salah satu investasi dunia dan akhirat kepada kedua orang tuanya karena taat kepada Allah dan berbakti setulus hati kepada kedua orang tuanya. Generasi rabbani adalah pribadi yang cerdas, berprestasi dan berakhlakul karimah. Dan tentu hal ini menjadi impian setiap orang tua," ucapnya.
Asrun Lio yang juga Kadis Dikbud Sultra itu mengatakan, dalam mewujudkan pendidikan berkarakter untuk membentuk generasi rabbani yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakqul karimah maka Al-Kautsar Kendari menyelenggarakan pendidikan yang berbasis Islam guna menanamkan kecintaan, ketaatan kepada Allah SWT dan Rasulnya.
Termasuk menanamkan nilai-nilai ke-Islam-an dalam pembelajaran guna terbentuknya generasi anak usia dini yang berkarakter dan berkhlakqul kariamah.
Serta, masih dia, bagaimana meletakkan dasar pendidikan kearah perkembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai perkembangan anak.
Dikatakan, profesionalisme guru melalui program pendidikan guru, dan meningkatkan pengetahuan maupun pemahaman pendidikan anak usia dini melalui program
pendidikan orang tua.
"Tujuan TK Islam Alkautsar ini selain bagaimana membentuk anak yang berkarakter sholeh dan berakhlakqul karimah, cinta Allah dan Rasul, juga berusaha meningkatkan kualitas pendidikan guru melalui seminar, workshop,diklat, magang dan studi banding. Termasuk membangun kerja sama guru dan wali murid melalui program pendidikan orang tua," kata Ketua IKA Unhas Provinsi Sultra ini.
Lulusan S3 The Australian National University Canberra ini tidak segan-segan mengajak para orang tua, untuk mengisi masa-masa usia emas anaknya belajar di TK Al
Kautsar Kendari, terlebih TK islam tersebut menggunakan pembelajaran sistem sentra, kurikulum pendidikan nasional, dan dipadu dengan kurikulum terpadu.

