Kehadiran ASN Dikbud Sultra pada hari kedua Ramadhan di atas 95 persen

id asn

Kehadiran ASN Dikbud Sultra pada hari kedua Ramadhan di atas 95 persen

Kadis Dikbud Sultra, Drs Asrun Lio, MHum, PhD (Foto ANTARA/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kehadiran pegawai pada hari kedua Ramadhan 1442 H mencapai di atas 95 persen.

"Hingga puasa hari kedua Ramadhan ini tingkat kehadiran pegawai masih cukup signifikan, didukung oleh komitmen para pejabat tinggi lingkup Dikbud Sultra yang datang tepat waktu di pagi hari," kata Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio di Kendari, Rabu.

Bahkan sehari menjelang Ramadhan 1442 H, para pegawai tetap masuk kantor karena ada tradisi bermaafan sebelum melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Asrun Lio mengatakan kinerja pegawai selama bulan Ramadan harus tetap terjaga, terlebih telah dilakukan penyesuaian jam kerja melalui surat edaran Gubernur Sultra Nomor 061.2/1493 tentang Penetapan Jam Kerja ASN Lingkup Pemprov Sultra.

Jam kerja ditetapkan yakni Senin hingga Kamis pukul 08.00 - 15.00 Wita dan istrahat pukul 12.00 - 12.30. Khusus hari Jumat yakni pukul 08.00-15.30 dan waktu istrahat pukul 11.30-12.30.

"Kami berharap agar kinerja Dikbud Sultra selama Ramadhan tetap maksimal, terlebih telah dilakukan penyesuaian jam kerja. Pada bulan yang penuh berkah ini, bisa dimanfaatkan untuk meraih pahala dalam memberikan pelayanan maksimal," ucap orang nomor satu di jajaran Dikbud Provinsi Sultra ini.

Dia mengatakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan ini tidak menjadi halangan apalagi alasan untuk bermalas-malasan, melainkan menjadi motivasi dalam meningkatkan prestasi kerja dan pelayanan kepada masyarakat, sebab aktivitas telah dimulai sebelum waktu Salat Subuh sehingga menjadikan diri lebih siap hadir pada awal waktu.

"Bulan Ramadhan tidak hanya mengajarkan kita untuk dapat mengendalikan diri terhadap segala hal yang bisa membatalkannya, tetapi juga melatih diri kita menjadi lebih disiplin terhadap waktu, baik waktu untuk sahur, melaksanakan salat, membaca Al-qur'an hingga aktivitas ibadah-ibadah lainnya. Semoga hikmah ramadan tersebut dapat diaktualisasikan dalam kehidupan kita sebagai abdi negara dan masyarakat, terlebih dalam momentum Ramadhan 1442 H ini," katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar