NTP Sultra pada Juli 2020 sebesar 94,69

id NTP

NTP Sultra pada Juli 2020 sebesar 94,69

arsip - Petani memanen padi di Kampung Jaura, Lebak, Banten, Jumat (22/5/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional pada April 2020 turun sebesar 1,73 persen menjadi 100,32 dibandingkan dengan NTP Maret 2020 yaitu 102,09 yang dipengaruhi oleh penurunan harga gabah karena masa panen raya. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/ (ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS)

Kendari (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara menyebutkan, nilai tukar petani (NTP) Sultra pada bulan Juli 2020 tercatat 94,69 atau mengalami penurunan sebesar 0,98 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 95,63. 

Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti di Kendari, Senin menyebutkan, NTP masing-masing subsektor tercatat sebagai berikut,  untuk Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) 96,32,  Subsektor Hortikultura (NTPH) 100,19. 

 Begitu pula dengan Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 89,59,  Subsektor Peternakan (NTPT) 104,16 dan Subsektor Perikanan (NTNP) 98,67. 
Sedangkan Indeks NTP Nasional sebesar 100,09 atau naik sebesar 0,49 persen dari sebelumnya 99,60.

Ia mengatakan, pada bulan Juli 2020, secara nasional 25 provinsi mengalami kenaikan NTP, sedangkan 9 provinsi lainnya mengalami penurunan NTP. 

Kenaikan tertinggi tercatat di Provinsi Riau yaitu sebesar 3,57 persen, sedangkan penurunan terbesar tercatat di Provinsi Aceh sebesar 1,23 persen. Pada Juli 2020 Sulawesi Tenggara tercatat mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,77 persen.

Sedangkan subsektor perumahan air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga turun sebesar 0,12 persen dan subsektor perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,30 persen.

Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Sultra pada periode yang sama sebesar 96,18 atau turun 0,50 persen dibandingkan NTUP Juni 2020 sebesar 96,67.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar