Di Kendari, penerima BST tahap satu serbu Kantor Pos

id pos bsl

Di Kendari, penerima BST tahap satu serbu Kantor Pos

Kepala kantor Pos Kendari, Surya Hambali. (Foto ANTARA/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap satu yang dikucurkan pemerintah 2020 di Sulawesi Tenggara  melalui kantor Pos Giro Kendari telah terealisasi, dengan antusias warga yang mencapai ratusan bahkan ribuan yang silih berganti mendatangi kantor pos sebagai juru bayar bantuan sosial itu.

Pantauan ANTARA di Kendari, Jumat, warga penerima bantuan sosial langsung, yang dulunya bernama bantuan langsung tunai (BLT) mendatangi kantor pos dengan wajab membawa kartu identitas keluarga seperti KTP dan KK.

Para penerima, sebelum memperlihatakan identitas kepada petugas Pos, mereka harus melalui prosedur kesehatan dengan tetap mengguna masker dan menjaga jarak antar satu orang dengan lainnya. Dan mendapat nomor antri yang dibagikan petugas.

Kepala Kantor Pos Kendari, Surya Hambali menjelaskan, pencairan bantuan sosial langsung tahun 2020 ini sudah dilakukan beberapa hari lalu, setelah melalui verifikasi dari dinas sosial kota dan kabupaten di bawah lingkup kerja Pos Kendari.

"Jadi ada 11 kabupaten dan satu kota pembayarannya BSL melalui wewenang Pos Kendari yang membawahi Kota Kendari, Kabaupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Koltim, Kolaka, Kolut, Bombana, Konkep, Muna dan Muna Barat," ujaranya.

Sedangkan enam kabupaten dan satu kota, BSL melalui wilayah pembayaran kantor Pos melliputi, Kabupaten Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Wakatobi, Buton Utara dan kantor pos Kota Baubau.
Suasana di kantor Pos Wua Waua Kendari, warga penerima bantuan sosial langsung (BSL) menyerbu papan pengumuman terkait nama-nama penerima bantuan berdasarkan alamat dan wilayah mereka. (Foto ANTARA/Azis Senong)


Surya Hambali menjelaskan, selama pembayaran BSL tahap pertama dari tiga bulan berturut-turut (April, Mei dan Juni 2020) capaian pembayaran bagi warga penerima hingga saat ini sudah mencapai 60 persen dengan besaran yang diterima Rp600.000 per kepala keluarga (KK).

"Kami berharap realisas penerima BSL oleh warga penerima hingga tanggal 23 Mei telah mencapai 70-80 persen. Dan sisanya yang belum dibayar diharapkan sesudah hari lebaran Idul fitri 1441 hiriah terbayarkan semua," harapnya.

Ia menyebutkan, jumlah penerima Bantuan Sosial Langsung untuk 11 kabupaten dan satu kota seluruhnya lebih dari 70.000 kepala keluarga (KK), dan khusus warga Kota Kendari ada 9.000-an lebih kepala keluarga,"sebutnya.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar