Baubau kembangan budi daya bawang merah

id Baubau,budi daya bawang

Baubau kembangan budi daya bawang merah

Salah satu produk budidaya bawang merah di milik petani di Sulawesi Selatan.(Foto Antara/dok)

Baubau (ANTARA) - Pemerintah Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan pengembangan budi daya bawang merah sebagai kebijakan di bidang tanaman hortikultura tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau, Muhammad Rais, Minggu, mengatakan hal ini sangat beralasan karena sejauh ini harga bawang merah terus terpantau stabil, selain itu cara pembudidayaannya juga relatif mudah dan tidak menyusahkan petani dengan lahan yang luas.

Sejalan dengan kebijakan itu di tahun ini Pemkot Baubau melalui Distan mendapat alokasi bantuan bibit untuk 20 hektare bawang merah dari pemerintah pusat dalam bentuk bibit siung.

Dikatakan, bibit siung untuk 20 hektare itu akan dikembangkan di dua Kecamatan yakni Bungi dan Sorawolio, karena keduanya telah lebih dulu mengembangkan budi daya bawang merah dan hasilnya sangat membanggakan.

"Ke depannya kebijakan pengembangan holtikultura kita arahkan ke bawang merah. Kenapa bawang merah karena beberapa tahun terakhir harga bawang merah itu stabil terus, malah kalau bicara turun harga jarang terjadi," ungkap Rais.

Lebih lanjut Muhammad Rais mengatakan, untuk lebih menguatkan pengembangan bud idaya bawang merah, Pemkot Baubau melalui APBD 2020 juga mengalokasikan sekira Rp150 juta untuk komoditas yang sama.

Baca juga: Wakatobi Potensial Untuk Budi Daya Bawang Merah

Rais menambahkan jika bantuan benih dari pemerintah pusat berupa benih siung, kemungkinan anggaran dari APBD itu diperuntukkan pengembangan bawang merah benih biji, karena lebih efisien dan hasilnya juga lebih tinggi.

"Misalnya Rp150 juta kalau saya adakan benih siung hanya bisa dapat tiga hektare, sementara kalau kita lakukan dengan cara budi daya biji minimal tujuh hektare. Berati dengan dana yang sama tapi aplikasinya lebih luas, tapi itu kita masih terus diskusikan dengan teman-teman di Dinas mana yang akan kita ambil, sebab kwantitas produksinya pun lebih banyak bibit biji,” ujarnya.

Rais menyebut pada musim tanam yang lalu dengan menggunakan benih biji varietas lokananta milik panah merah, petani bawang merah di Kota Baubau dapat menghasilkan sekitar 15 ton per hektare.

"Dengan program ini kita harapkan kesejahteraan petani bawang merah lebih meningkat lagi," harapnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar