BPP Kendari-UMK taken MoU peningkatan produktivitas tenaga didik dan mahasiswa

id BPP, UMK

BPP Kendari-UMK taken MoU peningkatan produktivitas tenaga didik dan mahasiswa

Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (kedua kiri), Rektor UMK, Amir Mahmud (kedua kanan), saat penandatanganan MoU peningkatan produktivitas disaksikan Asisten I Sekda Sultra, Syarifuddin Safaa (kanan) dan Ketua Forum UKM-IKM Sultra Abdul Hakim (kiri). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) dalam hal peningkatan produktivitas bagi tenaga didik maupun mahasiswa di universitas tersebut.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke dan Rektor UMK, Amir Mahmud, usai pembukaan kegiatan peningkatan produktivitas bagi pelaku UMKM di Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (27/11/19).

Rektor UMK, Amir Mahmud mengatakan, dengan MoU bersama BPP Kendari, ia berharap dapat ke depannya ada pelatihan bagi dosen untuk menggugah atau meningkatkan motivasi dalam hal pelayanan mahasiswa atau pengembangan pembelajaran.

"Mudahan-mudahan ke depan kita dapat kerja sama melalui kegiatan pelatihan peningkatan produktivitas salah satunya menggugah atau meningkatkan motivasi dosen atau staf dalam hal pelayanan mahasiswa, pengembangan pembelajaran, atau kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa," kata Amir.

 
Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (ketiga kanan), Asisten I Sekda Sultra, Syarifuddin Safaa (tengah), Ketua Forum UKM-IKM Sultra Abdul Hakim (kiri), Rektor UMK, Amir Mahmud (kedua kanan), usai penandatanganan MoU peningkatan produktivitas antara BPP Kendari dan UMK, Rabu (27/11/19). (ANTARA/Harianto)


Amir juga mengatakan MoU bersama BPP Kendari merupakan langkah yang tepat dalam menciptakan alumni atau SDM yang unggul.

"BPP punya program yang cukup banyak. Selama ini langsung turun ke masyarakat, tapi kurang menyentuh perguruan tinggi, padahal di perguruan tinggi ini juga penting, karena menurut saya di perguruan tinggi tempat mendidik mahasiswa," katanya.

Menurutnya, jika dosen berhasil memberikan pemahaman kepada mahasiswa, maka tidak akan ada alumni yang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran.

"Kalau dosennya berhasil memberikan pemahaman maka saya kira alumni itu tidak akan ada yang pengangguran. Minimal diera digital sekarang mereka dapat membuat program terkait kewirausahaan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke berharap dengan MoU bersama UMK bisa memberikan manfaat yang luar biasa bagi pihak universitas tersebut terutama dalam peningkatkan produktivitas tenaga didik maupun mahasiswa, sehingga menciptakan alumni yang produktif dan mempunyai daya saing.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar