Jasindo Kendari beri perlindungan asuransi bagi petani-nelayan

id jasindo

Jasindo Kendari beri perlindungan asuransi bagi petani-nelayan

Devisi Klaim PT.Jasindo Cabang Kendari, Ainul Anugrah di Kendari, Rabu. (foto/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - PT.(Persero) Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara, memberikan pelindungan asuransi melalui program pemerintah bagi petani, peternak dan nelayan di Sultra melalui program "Jasindo Agri" dalam tiga produk.

"Dari tiga produk asuransi yang ditawarkan itu adalah Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) dan Asuransi Nelayan," kata staf Devisi Klaim PT.Jasindo Cabang Kendari, Ainul Anugrah di Kendari, Rabu.

Ia mengatakan, produk dari Jasindo Agri ini di programkan agar petani, peternak, dan nelayan tetap mendapatkan kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan kegiatan mereka, sehingga lebih baik dan menguntungkan.

Ainul Anugrah mengatakan sejak 2016 hingga 2019 di bidang pertanian untuk beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara telah tertutupi oleh Asuransi Jasindo Kendari. 

"Untuk Sulawesi Tenggara seperti Kabupaten Konawe, Konawe selatan , Bombana, Kolaka Timur, dan Kolaka telah tertutupi dan untuk tahun ini baru Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Konawe saja yang tertangani, tapi bagi mereka yang terdaftar masuk dalam program asuransi," kata Ainul Anugrah.

Sekitar 100 hektare sawah di  Kabupaten Konsel  dan 5.535 hektare di Kabupaten Konawe tahun 2018 telah terasuransi, sementara untuk musim tanam tahun ini belum diketahui berapa yang terdaftar karena masih dalam proses pendataan," tambahnya.

Di bidang peternakan, wilayah yang paling banyak mendaftar AUTS yaitu Kabupaten Konawe Selatan, karena Konsel sendiri masyarakatnya mayoritas peternak. untuk di bidang nelayan paling banyak Kabupaten Wakatobi.
 
Kantor PT (persero) Jasindo Cabang Kendari di jalan Abunawas. (foto/Azis Senong)


Untuk permasalahan di bidang pertanian (AUTP)  yang dapat ditutupi oleh asuransi Jasindo Kendari yaitu gagal panen akibat kekeringan, terkena banjir dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan biaya pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektarenya, dengan biaya premi sebesar Rp36 ribu per hektarenya, dan ini telah disubsidi oleh pemerintah sebesar 80 persen dari Rp180 ribu. 

Dalam bidang peternakan (AUTS) asuransi Jasindo memberi perlindungan pada peternak sapi dari ancaman risiko kematian akibat beranak, penyakit dan kecelakaan serta kehilangan akibat kecurian, dengan biaya pertanggungan maksimal sebesar Rp10 juta per ekor dengan biaya premi Rp40 ribu per ekor setahun.

Untuk asuransi nelayan, Jasindo memberikan perlindungan pada nelayan dari ancaman risiko meninggal dunia dan cacat saat bekerja dengan biaya pertanggungan sebesar Rp200 juta per orang dengan biaya premi ditanggung pemerintah, bagi nelayan yang memiliki kartu nelayan yang masih berlaku.
 

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar