PLN minta maaf atas terjadinya gangguan listrik di Jawa

id Pemadaman listrik, PLN

PLN minta maaf atas terjadinya gangguan listrik di Jawa

Suasana proyek pembangunan pra- konstruksi PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 yang masuk ke tahap penataan lahan (cut and fill) di Suralaya, Cilegon, Banten, Senin (28/1/2019). Kementerian ESDM melalui Ditjen Ketenagalistrikan menargetkan penambahan kapasitas terpasang pembangkit listrik tahun 2019 di Indonesia sebesar 3.976 MW sehingga akan naik dari 62.590 MW menjadi 66.566 MW. ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki/wsj.

Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) memohon maaf atas pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, di Jakarta, Minggu.

Di Jawa Barat terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area meliputi Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal," ujar Made.

Ia menjelaskan, dari sisi perbaikan penyebab gangguan, sudah dilaksanakan pengamanan GSW yang putus, dan penyalaan kembali GT di Suralaya.

Selanjutnua, dilaksanakan scanning assesmen kondisi GSW dengan tipe yang sama, dan pengaturan beban dari UP2B untuk meminimalisir pemadaman.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar