Rektor UHO: IPK modal dasar, bukan modal utama kesuksesan

id IPK, Bukan modal dasar

Rektor UHO: IPK modal dasar, bukan modal utama kesuksesan

Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Muhammad Zamrun F, S.Si., M.Si., M.Sc. (Foto ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun F. S.Si. M.Si. M.Sc saat memberikan sambutan di acara wisuda di Kendari, Senin, mengatakan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh mahasiswa setelah lulus menjadi sarjana adalah sebagai modal dasar bukan modal utama untuk meraih kesuksesan.

"IPK itu adalah modal dasar, bukan modal utama, bukan satu satunya yang menjadi tolak ukur untuk sukses, paling tidak dengan IPK, dengan segala prestasi yang mengikut di ijazahnya nanti itu modal dasar untuk mengembangkan diri, untuk berbakti, juga untuk bekerja," kata dia di Kendari Senin.

Menurutnya, apa yang didapat wisudawan dan wisudawati bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, namun salah satu tahapan atau awal yang harus ditindak lanjuti mereka.

"Tentu saja hasil yang diperoleh mahasiswa, setelah lulus menjadi sarjana dengan IPK dengan yang didapat masing-masing, itu bukanlah akhir, tapi adalah salah satu tahapan atau awal yang harus ditindak lanjuti kedepannya nanti," jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan agar alumni UHO tidak cepat berpuas diri dengan ilmu yang diperoleh saat kuliah, namun ia meminta agar terus dikembangkan.

Menurutnya hal itu sangat penting, karena manfaatkan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan seluruh umat khususnya di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Indonesia secara umum.

"Meskipun saudara telah lulus kuliah, itu belum cukup mengantarkan meraih kesuksesan hidup. Maka kalian harus tetap belajar guna mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki saat ini. Kemanapun berkarya, tentunya akan membawa nama baik UHO, karena kualitas alumni merupakan cerminan dari UHO sendiri," terangnya.

Ia berpesan kepada semua wisudawan dan wisudawati agar menjaga naman baik Universitas Halu Oleo, dan Dia berharap para alumni dapat menunjukan kepada dunia bahwa alumni UHO bisa berkarya dan bisa bersaing di Indonesia.

Untuk diketahui, Wisuda UHO periode April hingga Juli 2019 berjumlah 1.873 orang yang terbagi dalam dua gelombang. Gelombang I, Senin, (29/7/2019) sebanyak 897 wisudawan dan gelombang II pada Selasa (30/7/2019) sebanyak 987 orang.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar