Di Portugal, perjuangan Timnas Pelajarl terhenti di semifinal

id Timnas pelajar u-15, kemenpora, portugal, aples tecuari

Di Portugal, perjuangan Timnas Pelajarl terhenti di semifinal

Timnas Pelajar U-15 Kemenpora. ANTARA/Kemenpora

Jakarta (ANTARA) - Perjuangan Timnas Pelajar U-15 Kemenpora di Estoril, Portugal harus berakhir setelah pada pertandingan semifinal di lapangan Dramatico, Sabtu harus menyerah pada tim Promesas Del Norte asal Spanyol dengan skor tipis 1-2.

Hasil ini cukup disayangkan karena anak asuh Aples Tecuari ini sempat unggul terlebih dahulu melalui Tiriec Adriano Manuri saat laga berjalan 10 menit. Namun, tiga menit berselang, Promesas Del Norte mampu menyamakan keadaan menjadi 1-1 melalui sentuhan David Lopez Fernandez.

Melalui gol tersebut, Promesas Del Norte makin mengintensifkan serangan. Hasilnya pada menit ke-25 gawang tim Garuda Muda kembali bergetar melalui tendangan Borja Cuesta Rodriguez. Kedudukan 1-2 bertahan hingga turun minum.

Pasca rehat, tim yang di manajeri oleh Ray Gutafson Manurung itu kerap kali mendapatkan ancaman. Namun, pertahanan solid mampu mematahkan serangan-serangan tersebut hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya laga babak kedua tidak lagi gol yang tercipta.

Kekalahan dari tim Promesas Del Norte, menurut Ray Gutafson Manurung salah satunya lantaran faktor kelelahan pada pertandingan sebelumnya.

"Pertandingan semifinal tadi terlihat sekali anak-anak kecapekan, karena baru saja selesai main di perempat final, dan beberapa jam kemudian langsung semifinal melawan Promesas del norte," kata Ray Gutafson Manurung dalam keterangan resminya.

"Lawan kita adalah anak-anak pilihan dari Utara Spanyol, sehingga mereka berusaha tidak boleh sampai kalah apalagi (mungkin) dengan tim dari Asia. Tadi juga disaksikan langsung oleh Pak Dubes," katanya menambahkan.

Selama turnamen, Timnas Pelajar yang tergabung dalam Grup B mampu menjadi pemuncak klasemen dengan mengoleksi 10 poin melalui koleksi 18 gol ke gawang lawan dan hanya satu kebobolan, ketika satu pool dengan tiga tim asal Portugal seperti Juventude AC, UD Valonguense dan Gdm 9 de Abril de Trajouce, serta satu tim dari Prancis yakni Thiais FC.

Setelah menyelesaikan kejuaraan di Portugal, Tiriec Adriano Manuri dan kawan-kawan dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air, Minggu (7/7). Namun, beberapa ofisial lainnya akan terlebih dulu ke Madrid, Barcelona, Paris, Jerman dan Belanda untuk mengunjungi akademi sepak bola mereka.

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar