Pasar murah Dinas Ketahanan Pangan Sultra diserbu konsumen

id pasar murah

arsip - Kegiatan pasar murah di Sambas (dedi)

Kendari (ANTARA) - Kegiatan pasar murah yang diselenggarakan Dinas ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) diserbu konsumen di Kota Kendari karena harga yang ditawarkan dari sejumlah kebutuhan pokok di bawah harga pasaran.

Kepala Bidang Distribusi dan Penataan Harga Dinas Tanaman Pangan Sultra, Abdul Tami yang ditemui di Kendari, Jumat mengatakan, pasar murah yang diselenggarak selama tiga hari itu mengundang perhatian banyak konsumen di Kota Kendari karena harga jual yang ditawarkan jauh di bawah harga di pasar tradisional.

"Memang aturannya seperti itu. Harga kebutuhan pokok yang kita tawarkan kepada konsumen tentu dibawah harga di pasaran. Ini bertujuan untuk membantu dan meringankan bagi konsumen membeli untuk kebutuhan menjelang lebaran," katanya.

Pantauan di pasar murah TTIC yang dipusatkan di halaman Korem 143/Haluoleo Kendari, memasuki hari ketiga kegiatan pasar murah itu antusias konsumen datang membeli bahan kebutuhan terbanyak pada pembelian gula pasir, bnawang merah, bawang putih, minyak goreng dan tabung gas isi 3 kg.

Sebagai contoh harga bawang merah di pasaran kini mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, sementara di pasar murah TTIC hanya dipasarkan Rp30.000 per kilogram dan bawang putih hanya Rp30.000 per liter sementara di pasar tradisional mencapai Rp60.000 per kilogram.

Begitu pula dengan harga gula pasir dalam merek tertentu di jual hanya Rp12.000/kg sementara di pasar mencapai Rp14.350 per kilogram, tabung gas isi 3 Kg hanya Rp16.900/kg sementara di tingkat agen sebesar Rp18.000 hingga Rp20.000/ tabung 3 kg.

Menurut Tami kegiatan pasar murah yang berlangsung selama tiga hari (22-24 Mei 2019) itu awalnya akan ditambah waktunya, namun karena beberapa instansi lain yang juga sudah melakukan pasar murah seperti Dinas Perindang Kota dan Provinsi, Bulog dan instansi vertikal lainnya yang melibatkan pihak BUMN dan distributor lainnya.

Salah seorang warga Kendari, Ny Ariani mengatakan, kehadiran pasar murah selama bulan suci Ramadhan tahun ini, sangat memberi dampak yang luar biasa kepada masyarakat yang berpenghasilan kebawah karena adanya potongan harga yang cukup membantu bagi mereka ketimbang harus membeli ke pasar yang hampir seluruhnya naik yang cukup besar sejak masuk puasa hingga nantinya mendekati hari raya lebaran.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar