Basarnas temukan jenazah warga Lasalimu usai diterkam buaya

id Terkam Buaya

Basarnas temukan jenazah warga Lasaliku yang sempat diterkam buaya, Sabtu. (Foto Antara/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Pencarian yang terus dilakukan Basarnas dan unsur potensi Basarmas terhadap seorang yang dilaporkan diterkam buaya di Sungai Malaoge Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton akhirnya di temukan, Sabtu.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan pencarian dilakukan hingga pada pukul 16.45 wita korban Darlin Uti (30) berhasil ditemukan oleh Tim SAR dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban ditemukan kurang lebih dua kilometer dari tempat kejadian musibah atau TKM dalam kondisi seluruh bagian tubuh masih utuh dan terdapat bekas gigitan pada paha korban," katanya.

Korban saat itu juga dievakuasi dengan menggunakan rubber boat dan langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Kinapani Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban tersebut, pada pukul 17.00 wita Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat di lapangan dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Sebelumnya, pihak Basarnas mendapatkan laporan bahwa pada Jumat (12/4) pukul 14.00 wita, Darlin Uti bersama adiknya Darlan sedang menambang pasir di Sungai Malaoge menggunakan mesin pompa penambangan pasir.

Pada saat mesin mengalami trouble, korban Darlin turun ke sungai untuk memeriksa pipa spiral mesin pompa penambangan dengan menggunakan peralatan selam tradisional berupa kompresor angin.

Sekitar 15 menit setelah itu korban diterkam seekor buaya, adik korban yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya menyelamatkan korban dengan menarik selang alat selam tradisional yang digunakan menyelam.

Tetapi morfis selang yang digunakan korban terlepas sehingga buaya tersebut membawa dan menenggelamkan korban kedalam air.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar