Torobulu (Antaranews Sultra)- Penyeberangan kapal feri dari Torobulu (Kabupaten Konawe Selatan) menuju Tampo (Kabupaten Muna) di bawah kendali PT. ASDP (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, masih berjalan normal dan lancar.
Pantauan di pelabuhan Torobulu, Konawe Selatan, Jumat, dua kapal fery yang melayani penumpang umum memuat puluhan kendaraan roda empat dan dua itu yakni KMP Nuku dan KMP Rubiah.
Petugas operasional pelabuhan Torobulu Dinas Perhubungan Sultra, Labantete mengatakan, pengoperasian dua armada fery milik perusahaan BUMN itu, ?sudah berlangsung lama meskipun dalam jangka tertentu (bulanan) harus doking dalam rangka memeriksa kelayakan kapal tersebut.
"Biasanya setiap tahun, pihak ASDP melakukan relokasi perbaikan mesin termasuk memeriksa badan kapal yang perlu di perbaiki hingga pengecatan. Tujuannya untuk kenyamanan dan keselamatan selama berlayar,"ujarnya.
Menurut Labantete, ?KMP.Nuku dan KMP Rubia merupakan kapal fery yang sudah belasan tahun beroperasi di Sultra, khususnya di pelabuhan penyeberangan antar-dua kabupaten ini.
Adapun jarak tempuh dilalui setiap kapal dari dan ke Tampo - Torobulu paling cepat 2,5 jam dan paling lama 3 jam untuk kondisi ombak teduh. Namun bila musim ombak maka bisa menambah waktu 30-60 menit dari waktu normal.
"Artinya kalau kapal Fery KMP Nuku menumpuh jarak normal 2,5 jam dari dan ke Tampo-Torobulu, dalam kondisi musim ombak bisa memakan waktu hingga 3 jam," katanya.
Antara melaporkan, kondisi cuaca saat ini dalam suasana cukup teduh, walaupun BMKG setiap saat meng-update perkembangan terkini terkait perubahan cuaca yang sering berubah.

