Wartawan Piala Dunia dibius dan dirampok di Moskow

id Wartawan Piala Dunia dibius dan dirampok di Moskow,piala dunia 2018,rusia

Logo Piala Dunia 2018 di Rusia. (fifa.com)

Moskow (ANTARA News) - Dua orang ditahan di Moskow karena diduga merampok seorang wartawan Inggris yang berada di Rusia untuk meliput Piala Dunia 2018, kata Kementerian Dalam Negeri Rusia dilansir kantor berita TASS.

TASS melaporkan bahwa wartawan yang bekerja untuk BBC itu telah dibius melalui obat yang dimasukkan pada secangkir kopi pada Jumat (6/7) waktu setempat, kemudian para penjahat itu membawa barang-barang wartawan itu.

"Sebagai hasil dari operasi pencarian, seorang tersangka dalam perampokan seorang warga negara Inggris telah ditahan," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Rusia, Irina Volk, dilansir TASS, Sabtu (7/7).

"Kemarin, warga Inggris itu melaporkan ke polisi bahwa dia telah dirampok di sebuah taksi," katanya.

"Sebagai hasil dari operasi pencarian, polisi kriminal menemukan mobil yang digunakan dan salah satu tersangka telah ditahan. Dia sedang diinterogasi," katanya.

Kemudian pada hari Sabtu, Volk mengatakan kepada Interfax bahwa tersangka pria kedua juga telah ditahan.

Laporan Interfax menyebutkan bahwa korban tersadar di sebuah stasiun kereta dan mendapati ponsel dan kartu bank telah lenyap.

Selain itu, seorang wartawan Piala Dunia lainnya yang bekerja untuk media Inggris juga mengaku telah kehilangan barangnya pada akhir pekan ini.

Jurnalis Irlandia, Miguel Delaney, yang menulis untuk laman Independent, mencuit pada Minggu bahwa ponselnya dicuri pada malam sebelumnya.

Baca juga: Hierro tinggalkan jabatan pelatih Spanyol

Baca juga: Kremlin: Putin tetap bangga meski Rusia kalah

Penerjemah: Alviansyah Pasaribu

Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar