BMKG imbau warga Sultra waspada banjir

id Hujan,BMKG imbau warga Sultra waspada banjir

ilustrasi, beberapa anak sedang bermain hujan. (foto Antara)

Kendari (Antaranews Sultra) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, mengimbau kepada warga Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) agar mewaspadai potensi banjir yang bisa terjadi di mana saja.

Petugas Prakiraan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Adi Istiyono melalui pesan WhatsApp, Minggu, mengatakan bahwa hujan sedang dan lebat disebabkan oleh beberapa faktor yakni kelembapan udara masih basah di lapisan 3.000 feet, perlambatan angin dan suhu muka laut yang hangat dan kondisi karakteristik iklim di Sultra bagian timur pada bulan Mei hingga Juli sering terjadi hujan ekstrem.

"Di Kota Kendari potensi hujan bisa setiap hari dirasakan, karena cuaca juga tidak menentu, waspada saja akan banjir karena bisa terjadi di mana saja, biasanya wilayah di Sultra yang sering terjadi banjir itu di Kendari dan kabupaten lain di Sultra," ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa hari ini di Sultra pagi hingga malam yang berpotensi hujan ringan Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat, Langara Kabupaten Konawe Kepulauan, Desa Labungkari Kecamatan Lakudo Buton Tengah, Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan, Buranga Buton Utara, Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, Raha, Buton, Kota Kendari, Kota Baubau dan Kabupaten Konawe Selatan.

"Pada malam hari ini yang berpotensi hujan ringan di wilayah Kecamatan Sawrigading, Langara, Labungkari, Wanggudu, Konawe, Buranga, Wangiwangi, Raha, Kota Kendari dan Konawe Selatan," ujar Adi Istiyono.

Baca juga: BMKG: Sultra diprediksi hujan lebat disertai petir

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari menjelaskan bahwa potensi hujan ringan ini juga bisa menjadi awal untuk terjadinya banjir, memang masing-masing daerah berbeda-beda penyebaran hujannya tapi tetap wasapda saja terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

"Secara umum penyebaran hujan lebat di Sultra masih bervariasi setiap daerah, namun potensi banjir itu berawal dari hujan ringan dengan ritme yang berkepanjangan, tuturnya.

Baca juga: Penjual jas hujan di Kendari diserbu pembeli

Suhu udara berkisar 24 - 31 derajat celsius dengan kelembaban udara antara 70 - 95 persen dengan kecepatan angin bertiup dari timur ke tenggara per 2 - 20 kilometer per jam.


(T.A056/B/T013/C/T013) 20-05-2018 08:18:06
Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar