Sekda: ekspor perikanan langsung Sultra rendah

id sekda

Pj Sekda Sultra, Hj Isma, saat menyerahkan dokumen ekspor langsung kepada salah saeorang pengusaha yang melakukan ekspor perdana komoditas perikanan dari Bandara Haluoleo, Jumat (18/5). (foto Antara/Suparman)

Kendari (Antaranews Sultra) - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi SUlawesi Tenggara (Sultra) Isma mengatakan volume ekspor langsung untuk komoditas perikanan Sultra saat ini masih sangat rendah.

"Selama 2017, khusus untuk komoditi perikanan volume ekspor langsung hanya mencapai 49,5 Ton dan volume ekspor tidak langsung atau diantarpulaukan mencapai 1.987 Ton," kata Isma, di Kendari, Sabtu.

Ia mengatakan, volume ekspor langsung komoditas perikanan tersebut hanya dua persen dari total ekspor langsung Sultra yang didominasi oleh sektor pertambangan.

"Kondisi ini tidak seimbang dengan melihat potensi perikanan dan kelautan kita yang begitu besar. Seharusnya sektor ini harus memberikan sumbangsi besar terhadap ekspor langsung Sultra," katanya.

Ia mengharapkan peningkatan ekspor langsung yang dapat memberikan manfaat terhadap nilai jual yang lebih besar, pangsa pasar lebih luas dan sebagai brand produk daerah.

Kalau Sultra dapat secara signifikan tercatat sebagai penyumbang ekspor bagi Indonesia maka diharapkan pemerintah pusat dapat meningkatkan belanja infrastruktur Bandara, pelabuhan dan lainnya untuk meningkatkan pemamfaatan SDA di Sultra," katanya.

"Karena itu, kami sangat mengapresiasi kerjasama antara Pemprov, Pemkab, Bea Cukai, Pelindo, Angkasa Pura Logistik, para pengusaha dan pihak lain yang cukup intens dilakukan sehingga saat ini sudah bisa ekspor langsung komoditas perikanan melalui Bandara Haluoleo," katanya.

Dijelaskan, ekspor langsung melalui jalur transportasi udara tersebut adalah langkah awal yang baik dan langkah besar yang memberi harapan bagi komoditi perikanan dan pertanian daerah Sultra termasuk komoditi lainnya akan memiliki peluang untuk dikembangkan.

"Semoga nelayan dan petani kita menjadi lebih bergairah dengan akses pasar yang luas akan dapat meningkatkan permintaan komoditas kita, sehingga kerja sama ini akan terus kita jaga dan tingkatkan dengan komitmen untuk membangun daerah agar lebih maju," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar