Wangiwangi (Antara News) - Kapal pesiar "Caledonian Sky" yang membawa 41 wisatawan dari berbagai negara, 10 pendamping dan 69 ABK, Selasa sandar di Pelabuhan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi.
Bupati Wakatobi, Hugua menyambut para penumpang kapal pesir yang baru pertama singgah dan membawa wisatawan mancanegara di Wakatobi tersebut di dermaga Wangi, sekitar pukul 13.45 wita.
Sejumlah kepala satu kerja perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan sejumlah undangan ikut menyaksikan penyambutan para turis mancanegara tersebut.
Tarian selamat datang yang dimainkan para penari putri Wakatobi ikut memeriahkan penyambuatan para penumpang kapal mewah tersebut.
"Ini sejarah baru bagi Wakatobi. Sejak kurang lebih 10 tahun menjadi kabupaten otonom, pisah dari kabupaten Buton, baru kali disinggahi kapal pesiar yang membawa puluhan turis mancanegara," kata seusai menyambut tamu-tamu wisatawan tersebut.
Menurut dia, singgahnya kapal pesiar yang mebawa turis mancanegara di Wakatobi tidak terlepas dari kerja keras Pemerintah dan masyarakat Wakatobi mempromosikan kabupaten itu sebagai tujuan wisata dunia keberbagai negara di dunia.
Para turis mancanegara menyinggahi Wakatobi karena sudah mengetahui melalui berbagai promosi tentang keindahan alam, terutama alam bawah laut yang ditawarkan obyek wisata Wakatobi.
"Di alam bawah laut Wakatobi terdapat 750 jenis terumbu karang, 942 jenis ikan dan beragam jenis biota lautnya," katanya.
Selain itu katanya, Wakatobi juga memiliki sejumlah situs sejarah bernama Benteng Liya Togo yang dibangun sekitar abad ke-10 sampai ke-15 yang tidak dapat dijumpai di kawasan manapun di dunia ini.
"Kalau melihat keindahan gedung-gedung pencangkar langit yang modern, banyak terdapat di negara mana pun. Namun menyaksikan karya peninggalan leluhur masa lampau yang unik dan antik, tidak dapat dijumpai di setiap negara," katanya.

