Kendari (Antara News) - Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam melakukan pemancangan perdana dimulainya pembangunan jembatan Sungai Wanggu Kota Kendari, Jumat.
Jembatan Sungai Wanggu yang menghubungkan antara Kecamatan Wuawua dengan Kecamatan Kambu itu akan menghabiskan dana APBN senilai Rp42,929 miliar lebih (multi years) dengan perusahaan kontraktor PT. Wira Karsa Konstruksi.
Dalam kesempatan itu Gubernur Sultra Nur Alam mengharapkan agar pihak kontraktor yang mengerjakan jembatan tersebut dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.
"Tentu kepada masyarakat yang ada di sekitar Sungai Wanggu dapat membantu dan memberi dukungan proses percepatan pembangunan jembatan yang masa kontraknya dua tahun anggaran tersebut," ujar gubernur.
Menurut gubernur, jembatan lama yang usianya sudah lebih 35 tahun itu sudah tidak layak lagi dan beberapa besi beton yang dicor waktu itu sudah rusak termakan usia. Apalagi dengan beban kendaraan yang lalu lalang setiap hari akan berbahaya, sehingga harus segera diganti dengan jembatan yang baru.
Sebelumnya Kepala Balai Besar Wilayah VI Bina Marga Makassar, yang diwakili salah seorang Kepala Bidang, Safwan mengatakan proyek jembatan yang sudah tiga kali melalui tender itu diharapkan selesai tepat waktu.
"Harapan kami sebagai pihak yang mengawasi jalannya proyek itu adalah penyelesaiannya lebih cepat lebih baik. Sebab kondisi jembatan lama ini memang sudah tidak mampu lagi memenuhi frekuensi lalulintas yang terus meningkat," ujarnya.
Ia mengatakan jembatan baru itu sebagai pengganti jembatan lama dengan panjangnya kurang lebih 75 meter, lebar 23 meter. Sementara panjang opritan 650 meter.
"Jadi model dan konstruksi jembatan ini sama dengan pembangunan jembatan yang sudah pernah dibangun sebanyak belasan unit di Sulawesi Selatan dan satu di Sulawesi Tengah dan satu yang ada di Kota Kendari," ujar Safwan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sultra LM Sahidin saat mendampingi gubernur menyatakan optimis dengan waktu pelaksanaan 16 bulan kontrak yang diberikan pihak kontraktor terhadap pembangunan jembatan itu bisa terwujud sesuai yang kita harapkan bersama.

