Kendari, (Antara News) - Angka kematian bayi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencapai empat per seribu kelahiran, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Maryam Rufiah, di Kendari, Sabtu.
Ia mengatakan angka tersebut jauh di bawah angka kematian bayi secara nasional yang mencapai 32 per seribu kelahiran. "Kami terus berusaha menekan angka kematian bayi saat kelahiran melalui berbagai program," kata Maryam Rufiah.
Menurut Maryam, pihaknya selalu menekankan kepada ibu hamil agar senantiasa memeriksakan kehamilan kepada puskesmas, rumah sakit atau pun klinik terdekat.
"Ini bermaksud agar kita bisa mengetahui kondisi bayi setiap saat. Dan yang terpenting pemeriksaan kehamilan itu dilakukan secara berkelanjutan," katanya.
Pemerintah, kata Maryam, juga menganjurkan kepada ibu hamil agar senantiasa memenuhi asupan guzi yang cukup selama proses kehamilan agar bayi yang dikandungnya juga mendapa asupan gizi.
"Kami juga menggalakkan program pelayanan kesehatan melalui posyandu dengan mamanfaatkan para tenaga atau kader posyandu yang ada," ujarnya.

Angka Kematian Bayi Di Kendari 4/1000 Kelahiran

