Kendari, (Antara News) - Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Dr Asrun mengklaim bahwa pasar sentral Kota Kendari Yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan pasar tradisional yang terbaik di Indonesia.
Wali Kota Asrun mengatakan, di Kendari, Jumat, Pasar sentral kota yang dibangun dengan seluruhnya menggunakan dana APBD Kota Kendari sebesar Rp120 miliar dan dapat menampung sekitar 1000 orang pedagang merupakan pasar tradisional terbaik di Indonesia.
"Pembangunan pasar sentral ini bertujuan untuk memberi pelayan terbaik bagi warga Kota Kendari dalam berbelanja, kenyamanan bagi pedagang dan pempeli di utamakan," Kata Asrun
Wali Kota menambahkan, pasar ini diharapkan nantinya dapat menjadi sala satu aspek yang dapat mendongkrak perekonomian warga sehingga dapat mengurangi jumlah kemiskinan yang ada di Kota Kendari.
Pasar sentral kota ini dibangun menggantikan pasar lama yang kelihatan kumuh dan bau sehingga membuat siapa saja yang melintasinya tidak nyaman.
"Meskipun disebut pasar tradisional akan tetapi pengelolaan pasar itu tetap akan dilakukan secara modern, hal tersebut ditunjukkan dengan konstruksi bangunannya yang didesain dengan gaya modern dan berlantai tiga," ujar Wali Kota Kendari.
Asrun melanjutkan karena keterbatasan anggaran maka pembangunan harus direalisasikan secara bertahap selama tiga tahun disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Pasar sentral Kota Kendari direncanakan akan difungsikan dalam waktu dekat, karena adanya pertimbangan tertentu, Pemerintah Kota Kendari terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi.

