Kendari (ANTARA News) - Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus membenahi fasilitas pendukung sejumlah pasar tradisional di daerah ini untuk menambah suasana nyaman di pasar tersebut.
Wali Kota Kendari Asrun di Kendari, Jumat, mengatakan, upaya itu dilakukan di tengah menjamurnya pasar modern di Kota Kendari.
"Pasar modern menawarkan suasana berbelanja yang menggiurkan, sehingga pasar tradisional juga harus menciptakan kenyamanan bagi pembeli dan pedagang," katanya.
Menurutnya, di tengah pertumbuhan sejumlah pasar modern dengan menjanjikan suasana berbelanja yang nyaman dan kualitas barang terukur, pasar tradisional di Kota Kendari tetap akan dilestarikan dan dipelihara.
Pemerintah, kata Asrun, terus berupaya mempertahankan keberadaan pasar tradisional di tengah tumbuhnya pasar modern sebagai wadah para pedagang kecil yang ada di daerah itu.
"Kami tetap komitmen agar pasar-pasar tradisional yang ada di Kendari tidak tergerus oleh maraknya pertumbuhan pasar modem. Pasar tradisional ini harus tetap eksis di tengah pertumbuhan supermarket, toserba, swalayan, plaza dan pusat-pusat perbelanjaan besar lainnya..
"Selain memperbaiki fasilitas pendukung pasar tradisional, langkah-langkah lain yang dilakukan Pemkot Kendari untuk tetap melestarikan pasar tradisional Ini antara lain, merenovasi beberapa pasar tradisional di sejumlah lokasi yang sudah tidak representatif lagi," katanya.
Asrun mengatakan, ada beberapa pasar yang dilakukan pembangunan total yakni Pasar Sentral Kendari dan Pasar Baru Wuawua, sementara yang dilakukan pembenahan adalah Pasar Anduonohu, Pasar Lapulu, dan Pasar Baruga.
"Khusus pembangunan pasar Sentral Kendari, sudah mencapai 70 persen dari realisasi anggaran yang mencapai kurang lebih Rp160 miliar," katanya.(Ant).

