Bank Mandiri-Pemprov Sultra Dirikan ATM "Drive"

id bank-mandiri

Bank Mandiri-Pemprov Sultra Dirikan ATM "Drive"

Gubernur Sultra, Nur Alam berjabat tangan dengan Direktur Mikro and Retail Banking PT (Persero) Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikan usai menandatangani MoU Pendirian ATM Drive di Kendari, Jumat (18/11). (Foto Antara/Azis Senong)

"Kemudahan layanan ATM drive ini, terutama bagi pengendara yang melintas di lokasi itu cukup berada di kendaraannya, bisa memasukan kartu ke mesin ATM tersebut untuk menarik atau mentransfer uang,
Kendari (ANTARA News) - PT (Persero) Bank Mandiri menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mendirikan fasilitas umum pusat pelayanan anjungan tunai mandiri (ATM) "drive" di Kota Kendari.

Kerja sama kedua lembaga tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman yang masing-masing dilakukan oleh Gubernur Sultra, Nur Alam dan Direktur Mikro and Retail Banking PT (Persero) Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikan di Kendari, Jumat.

Dalam `memorandum of understanding (MoU)" tentang pembangunan ATM drive itu antara lain Pemprov Sultra meminjamkan kawasan strategis di Kota Kendari untuk pembangunan fasilitas umum layanan ATM yang menggunakan teknologi canggih tersebut oleh PT. Bank Mandiri.

Gubernur Sultra, Nur Alam mengatakan, penandatanganan MoU antara Pemprov Sultra dengan PT (Persero) Bank Mandiri itu berupa pemimjaman aset milik Pemprov kepada Bank Mandiri dalam jangka waktu tertentu.

"Jadi asset yang dipinjampakaikan itu merupakan bangunan dan tanah eks Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sultra yang tidak digunakan lagi kepada Bank Mandiri agar bisa dimanfaatkan," katanya.

Apalagi kawasan itu berada di tempat yang sangat strategis yakni berada di sudut simpang empat di Jalan Abdullah Silondae, Jl. Ahmad Yani dan Jl Made Sabara atau sekitar 250 meter dari Rumah Jabatan Gubernur Sultra.

Nur Alam mengatakan, jangka waktu peminjaman asset itu selama 10 tahun dan bisa diperpanjang sepanjang kedua belah pihak masih ingin melakukan kerja sama dan kemitraan yang saling menguntungkan.

Gubernur juga menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sultra memiliki cukup banyak asset yang dinilai tidak digunakan, sehingga pihaknya meminjampakaikan kepada pihak ketiga guna memberikan nilai tambah terhadap percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat daerah ini.

Ia mencontohkan, asset tanah dan bangunan bekas Gedung Pramuka dan KNPI Sultra, yang kini dipinjampakaikan kepada Grup LIPPO dalam jangka waktu 30 tahun untuk membangun pusat perbelanjaan termegah di Kota Kendari.

"Masih banyak lagi kawasan lain nantinya akan dipinjampakaikan kepada pihak lain yang dinilai dapat memberi nilai tambah bagi kemajuan ekonomi daerah dan kesejahtaeraan masyarakat Sultra, kata gubernur.

Direktur Mikro and Retail Banking PT (Persero) Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikan mengatakan, pendirian ATM drive itu merupakan yang pertama di Kota Kendari, setelah beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang, Makassar dan Medan.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas layanan ATM drive ini untuk memberi kemudahan bagi nasabah Bank Mandiri dalam melakukan akses tranfer atau penarikan uang, sekaligus ikut berpartisipasi dalam mempercantik Kota Kendari," katanya.

"Kemudahan layanan ATM drive ini, terutama bagi pengendara yang melintas di lokasi itu cukup berada di kendaraannya, bisa memasukan kartu ke mesin ATM tersebut untuk menarik atau mentransfer uang," ujar Sadikan.

Menyinggung besaran investasi pembangunan ATM drive itu, Area Manajer Bank Mandiri Kendari, Ary Setyanto memperkirakann satu unit ATM berteknologi canggih ini membutuhkan dana sekitar Rp1 miliar. (Ant).
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar