Ambon, (ANTARA News) - Perum Bulog Maluku memasok beras 3.000 ton ke Kota Tual, Maluku Tenggara, untuk memperkuat persediaan beras di daerah itu dalam menghadapi cuaca ekstrem.
"Kami berharap pekan depan beras tersebut sudah tiba di Kota Tual untuk menambah stok," kata Kepala Divisi Regional (Divre) Perum Bulog Maluku Ramli Hasan di Ambon, Kamis.
Ia mengatakan, stok beras di Kota Tual saat ini sebanyak 2.300 ton, bisa mencukupi kebutuhan masyarakat di lima daerah administratif, yakni Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Kepulauan Aru.
"Dengan bertambahnya 3.000 ton beras yang akan masuk dari Makassar, stok yang ada di Tual menjadi 5.300 ton, ini bisa mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah itu hingga tiga bulan ke depan," ujarnya.
Menurut dia, sedangkan stok beras di Perum Bulog Maluku saat ini sebanyak 10.000 ton yang masih tertampung di gudang Bulog Ambon.
"Persediaan beras yang ada bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sampai enam bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena stok bahan pokok ini tetap terjamin," katanya.
Oleh karena itu, kata Ramli, masyarakat di daerah ini tidak perlu khawatir terhadap persediaan beras di Bulog Maluku, baik saat menghadapi musim hujan maupun cuaca ekstrem lainnya.
Terkait dengan operasi pasar (OP) beras yang dilakukan di Pasar Mardika Ambon, ia mengatakan untuk sementara dihentikan karena harga beras di pasar saat ini masih stabil. (Ant)

