Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Faizal Habibie saat dihubungi di Kendari, Sabtu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan terjadi terutama pada siang, sore, hingga malam hari di sejumlah kabupaten.
"Berdasarkan analisis cuaca per 2 Mei 2026, peringatan dini kami tujukan untuk wilayah Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara pada siang hingga sore hari," katanya.
Ia menambahkan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir juga diprediksi akan berlanjut hingga malam hari, khususnya di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.
Dia menyebutkan pada pagi hari terdapat potensi hujan ringan di wilayah Kendari, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Utara.
Kemudian pada siang dan sore hari selain wilayah yang masuk dalam peringatan dini, hujan ringan juga berpotensi terjadi di wilayah Kendari, Konawe Kepulauan, Bombana, Muna, dan Buton Utara.
"Untuk malam hari berpotensi hujan sedang di wilayah Kolaka Utara dan hujan ringan di wilayah Kolaka Timur dan dini hari berpotensi hujan ringan di wilayah Konawe Utara dan Kolaka Utara," ujarnya.
Pihaknya juga mencatat parameter lingkungan menunjukkan suhu udara berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 65 hingga 95 persen.
Angin diprakirakan bertiup dari arah Timur menuju Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta permukaan jalan yang licin.
"Masyarakat dapat memantau informasi cuaca yang lebih terperinci dan terkini hingga tingkat kecamatan melalui portal resmi BMKG di laman https://cuaca.bmkg.go.id/," tambah Faizal Habibie.