Logo Header Antaranews Sultra

Badan Bahasa ajak komunitas di Kendari tingkatkan ekosistem literasi masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 00:55 WIB
Image Print
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RIĀ Hafidz Muksin saat berdialog dengan komunitas penggerak literasi di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

Kendari (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen RI mengajak seluruh komunitas penggerak literasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin saat ditemui bersama komunitas literasi di Kendari, Jumat, menyampaikan bahwa komunitas literasi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menumbuhkan minat baca dan memperluas akses pengetahuan hingga ke tingkat akar rumput.

"Komunitas literasi adalah mitra strategis pemerintah. Kami mengajak rekan-rekan penggerak di Kendari untuk terus konsisten mendampingi masyarakat, karena transformasi literasi tidak dapat berjalan sendiri tanpa peran aktif dari komunitas yang memahami karakteristik lokal lingkungannya," kata Hafidz Muksin saat berdialog dengan para komunitas penggerak literasi di Kendari.

Hafidz Muksin menyebutkan bahwa penguatan literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan upaya menciptakan generasi yang kritis dan berdaya saing. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program pendampingan dan penyediaan bahan bacaan yang bermutu.

"Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan ekosistem literasi di daerah terus tumbuh dan berkembang. Kolaborasi ini penting sebagai wujud partisipasi semesta agar setiap program yang digulirkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas," ujarnya.

Foto bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin saat dan komunitas penggerak literasi di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

Sementara itu, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Kendari Kiki menyambut baik kehadiran dan dukungan langsung dari otoritas bahasa nasional tersebut. Menurutnya, kunjungan ini memberikan suntikan semangat bagi para relawan literasi.

"Alhamdulillah, kehadiran langsung Kepala Badan Bahasa di tengah-tengah kami merupakan sebuah kehormatan. Ini menjadi angin segar dan memberikan harapan yang lebih besar bagi kami bahwa kegiatan literasi di daerah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah," ucap Kiki.

Kiki menjelaskan bahwa para penggerak literasi di Kendari selama ini terus bergerak secara mandiri. Namun, ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan atau regulasi dari pemerintah untuk menjaga keberlanjutan ruang-ruang kreatif bagi masyarakat.

"Harapan kami kepada pemerintah adalah terciptanya lebih banyak regulasi yang mendukung kegiatan kami. Kami di komunitas siap untuk terus berkontribusi dan bergerak, namun kami sangat membutuhkan ruang-ruang tumbuh yang dipayungi oleh kebijakan pemerintah," jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah dan gerakan aktif komunitas, diharapkan budaya literasi di Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara pada umumnya dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Pada pertemuan tersebut juga dibagikan majalah sastra nasional LIRIS, tempat menuangkan kreativitas karya sastra bagi murid, pendidik dan komunitas.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan Bahasa ajak komunitas di Kendari tingkatkan literasi masyarakat



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026