Kolaka,  (Antara News) - Petani di kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Sulawesi Tenggara melakukan penen raya padi seluas 181 hektare, yang dihadiri pelaksana Bupati Kolaka, Amir Sahaka bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah setempat.

Bupati dihadapan masyarakat di Kolaka, Minggu, memberikan apresiasi kepada kelompok tani di kelurahan itu atas keberhasilan serta kerjasama para penyuluh pertanian yang selama ini ikut mendampingi petani dalam mengembangkan produksi padi.

"Saya atas nama pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat kelompok tani dan penyuluh serta instansi terkait sehingga tahun ini kita bisa melakukan panen raya padi," katanya.

Menurutnya, panen tahun ini hasilnya cukup menggembirakan dan sangat signifikan mencapai produksi rata rata 8,2 Ton perhektar. Jika dibandingkan dengan panen tahun lalu yang hasilnya 5,2 Ton perhektare.

"Semua ini dapat tercapai berkat adanya kerjasama yang baik antara Kelompok tani Gapoktan dengan pemerintah khususnya bantuan perbaikan irigasi, bantuan bibit unggul serta pengolahan lahan persawahan dengan menggunakan alat traktor tangan," ungkapnya.

Mantan kadiknas Kolaka itu juga menjelaskan jika dibandingkan dengan daerah lain dimana kabupaten Kolaka dengan berbagai keberhasilan diberbagai sektor semuanya berjalan dengan baik tidak hanya keberhasilan disektor Pertanian, Perikanan berupa rumput laut dan hasil Tambak juga hasil Perkebunan.

"Perlu saya jelaskan bahwa dengan berpisahnya Kolaka Timur dari Kabupaten Kolaka maka kedepan Kolaka tidak lagi bertumpuk sebagai daerah hasil Perkebunan dan Pertanian tapi lebih mengarah ke sektor Jasa dan Industri, namun demikian saya harapkan para petani untuk tidak merubah fungsi persawahan dan perkebunan," kata Amir.

Begitu juga dengan BP4K lanjut dia, diharapkan supaya dpat memberdayakan Penyuluh Pertanian Lapangan sehingga Para Petani dapat mengetahui perlakuan-perlakuan varitas yang dikembangkan sehingga dapat memperoleh hasil yg memuaskan.

"Perlu diketahui bahwa kabupaten kolaka merupakan pemegang lima kali trophy ketahanan pangan," terang Amir Sahaka.

Sementara itu Kadis Pertanian dan Peternakan Kolaka, Alva Talanipa mengatakan, tahun ini hasil produksi panen padi yang dilakukan oleh masyarakat Tahoa mencapai 8,2 ton perhektar.

Dalam pertemuan itu juga bupati Amir Sahaka melakukan dialog dengan masyarakat sekitar sebagai petani sawah guna mendengarkan saran dan masukan kepada pemerintah.

Salah seorang petani setempat, Badar (45), mengatakan kendala yang perlu perhatikan pemerintah khususnya untuk lebih meningkatkan hasil produksi padi kedepan diantaranya, perlu dilakukan pengerukan pasir dan lumpur dibendungan Tahoa yang selama ini mengairi sawah petani.

"Selain itu dibuatkan saluran irigasi dan penambahan traktor tangan serta Pengerasan jalan usaha tani," katanya.

Menindak lanjuti permaslahan yang dihadapi petani itu, Pelaksana Bupati Kolaka mengharapkan kepada Camat kolaka untuk dimasukkan kedalam program Bedah kecamatan tahun 2013 mendatang dan melakukan koordinasi dengan dinas tehnis terkait.

"Saya meminta kepada camat Kolaka untuk memasukkan segala keluhan petani kedalam program bedah kecamatan tahun ini agar bisa dilaksanakan untuk meningkatkan hasil produksi petani," tegasnya.