
Bupati Kolaka panen raya padi bersama petani Wolo, tegaskan komitmen ketahanan pangan

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Kolaka, Amri Jamaluddin, saat menghadiri kegiatan panen raya padi sawah di Kelurahan Wolo, Kecamatan Wolo.
Dalam sambutannya di hadapan para petani dan masyarakat, Bupati Kolaka Amri Jamaluddin menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya atas keberhasilan para petani Wolo yang telah mampu melakukan panen raya secara optimal.
"Ini menandakan bahwa program Beramal, khususnya di bidang pertanian tanaman pangan, terus berkembang di daerah ini. Secara nasional, ini akan berdampak positif terhadap dinamika ketahanan pangan," ujar Amri.
Bupati juga memaparkan laporan dari Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka, Marzukat, terkait luas area pertanian di wilayah tersebut. Berdasarkan data, hamparan sawah seluas 297,77 hektare tersebar di Kelurahan Wolo, Desa Lalonaha, dan Desa Iwoimopuro.
"Khusus di Kelurahan Wolo, seluas 173,2 hektare sawah telah ditanami dua kali dalam setahun. Dengan asumsi produktivitas rata-rata 5–6 ton per hektare, diperkirakan menghasilkan 866 ton gabah kering." katanya.
"Harga gabah saat ini sebesar Rp6.500/Kg dan bila dikalkulasi akan ada uang yang beredar sebesar Rp5,629 miliar secara khusus di Kelurahan Wolo tahun ini," jelasnya.
Meski demikian, Amri juga menyoroti sejumlah tantangan dalam sektor pertanian, salah satunya adalah alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian yang kian meningkat.
Sebagai bagian dari visi misi Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul, Pemkab Kolaka terus menggenjot program pembangunan pertanian berkelanjutan. Beberapa di antaranya melalui pengadaan pupuk murah, bantuan sarana produksi dan alat mesin pertanian (alsintan), peningkatan infrastruktur seperti jalan usaha tani dan irigasi, serta pemberdayaan petani dalam akses pasar dan permodalan.
Pewarta : Darwis Sarkani
Editor:
Abdul Azis Senong
COPYRIGHT © ANTARA 2026
