
PNM Mengajar bekali 2.700 siswa SMK hadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan

Kendari (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membekali 2.700 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di berbagai wilayah Indonesia mengenai tantangan dunia kerja dan kewirausahaan melalui Program Pekan Nasional Mengajar.
Kepala Bisnis PT PNM Area Kendari Dewi Lestari saat dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan program edukasi bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan” ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 PNM, sekaligus bentuk kolaborasi nyata antara dunia usaha dan dunia pendidikan.
"Melalui program ini para siswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai perkembangan dunia entrepreneurship, pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan," kata Dewi Lestari.
Pihaknya menilai siswa SMK memiliki posisi strategis karena dipersiapkan lebih awal untuk mengenal dunia kerja dan industri. Namun perubahan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi yang cepat menuntut mereka tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, serta pola pikir kreatif.
"Di sisi lain, tantangan di lapangan menunjukkan banyak siswa di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap wawasan profesional, pengalaman praktis, hingga motivasi pengembangan karier," ujarnya.
Oleh karena itu pihaknya berbagi pengalaman guna menjembatani kebutuhan siswa dengan realitas dunia kerja saat ini. Sinergi antara sekolah dan dunia usaha diharapkan mampu membentuk generasi muda yang siap bersaing dan adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kendari Junisba mengapresiasi kepedulian PNM terhadap masa depan para siswa melalui kegiatan edukatif tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PNM mengadakan acara ini. Ini jelas sangat bermanfaat untuk anak didik kami, terutama dalam membantu membentuk karakter siswa agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” sebut Junisba.
Menurut dia, sinergi ini memberikan motivasi tambahan bagi para siswa agar lebih percaya diri saat memasuki dunia kerja maupun ketika memutuskan untuk membangun usaha mandiri setelah lulus sekolah.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
