Pabrik penggilingan padi moderen atau Rice Milling Plant (RMP) yang berlokasi di desa Puunangga kecamatan Lalembuu kabupaten Konawe selatan resmi beroperasi.
Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, Rabu mengatakan bahwa dengan beroperasinya pabrik penggilingan padi atau Rice Milling Plant (RMP) modern menandai langkah maju dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketahanan pangan, dan mendukung visi swasembada pangan serta pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
"Pabrik penggilingan padi ini mulai dibangun pada tahun 2023 dengan dukungan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat",ungkapnya.
Ia juga mengatakan selain dari dana PEN turut serta alokasi APBD Murni yang digelontorkan secara bertahap sejak tahun 2021 hingga 2025 dengan total Rp9.719.649.999.
"Konawe Selatan menjadikan pertanian sebagai prioritas utama, mengingat potensi besar daerah ini dalam menghasilkan gabah",katanya.
Bupati Irham juga menyampaikan, bahwa pembangunan pabrik penggilingan padi (RMP) ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah daerah.
"Pabrik ini untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pencapaian swasembada pangan dan pemulihan ekonomi pasca pandemik." ucapnya
Irham berharap agar pabrik penggilingan padi ini bisa digunakan dengan baik dan bisa mengakomodir para petani yang ada di Konawe Selatan.
"Saya meminta dukungan semua masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah agar berjalan dengan baik",pintanya.
Sementara itu Plt Kadis DPHP Konsel Syamsul menyampaikan bahwa meskipun dana pembangunan fisik telah dialokasikan, masih terdapat kekurangan komponen yang memerlukan penambahan dan perbaikan fasilitas, terutama di sekeliling bangunan pabrik untuk menghindari genangan air yang berpotensi merusak konstruksi.
"Selain itu, pagar pengamanan bangunan, instalasi listrik, dan rumah sekam juga perlu diperhatikan, termasuk penguatan ekosistem pertanian dari hulu ke hilir seperti pelatihan digital untuk petani dan integrasi sistem peningkatan mutu hasil panen",katanya.
Pabrik penggilingan padi ini nantinya akan dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Wawowonua, sebagaimana tertuang dalam perjanjian kerjasama antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan dengan Perumda Wawowonua Kabupaten Konawe Selatan.

