Kendari (ANTARA) - Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap satu orang pemancing yang tenggelam usai mengalami kecelakaan kapal akibat dihantam ombak di Perairan Tolandona, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala SAR Kendari Amiruddin saat dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan dalam pencarian itu tim SAR gabungan membagi dua tim, dimana tim pertama menyisir sekitar tempat tenggelamnya korban bernama Arif Kurniawan (35) seluas 1,5 mil laut persegi menggunakan perahu karet pada Senin.
"Dan tim dua menggunakan perahu menyisir seluas satu mil laut persegi di sekitar Perairan Tolandona," kata Amiruddin.
Dia menyebutkan hilangnya korban pertama kali dilaporkan oleh warga pada Minggu (9/11) sekitar pukul 13.17 Wita. Laporan itu menginformasikan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap dua perahu yang terbalik dan tenggelam, dengan muatan masing-masing dua orang per perahu.
"Dari peristiwa itu, tiga orang selamat, satu orang hilang terbawa arus dan tenggelam," ujarnya.
Bahwa berdasarkan laporan itu pihaknya kemudian mengerahkan Tim Penyelamat Pos SAR Baubau menuju ke lokasi menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR.
"Dengan jarak tempuh lokasi kejadian dengan Pos SAR Baubau sekitar 18 kilometer," ungkap Amiruddin.
Amiruddin menambahkan dalam pencarian tersebut terdapat beberapa unsur yang terlibat, antara lain Staf Ops Basarnas Kendari, Pos SAR Baubau, Pos AL Baubau, Polair Baubau, Polsek Sangia Wambul, Polsek Lea-lea, BPBD Baubau, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.
"Adapun alat utama yang digunakan dalam pencarian, yaitu perahu karet, perahu, peralatan selam, aqua eye, drone thermal, peralatan SAR medis, peralatan SAR evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," kata Amiruddin.

