Logo Header Antaranews Sultra

PT Vale sinergi dengan pemerintah dan masyarakat tangani dampak kebocoran pipa

Minggu, 31 Agustus 2025 12:44 WIB
Image Print
Para pekerja PT Vale yang tengah menangani insiden kebocoran pipa minyak di Towuti, Sulsel. (ANTARA/HO-PT Vale)

Kendari (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, masyarakat, dan para pakar independen untuk menangani dampak kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti. Komitmen ini dilakukan selama masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh Bupati Luwu Timur hingga 5 September 2025.

Head of External Relations PT Vale Endra Kusuma, Minggu, menyampaikan optimisme bahwa proses pemulihan dapat berjalan dengan baik berkat kolaborasi erat semua pihak.

“Bapak Bupati telah menetapkan masa tanggap darurat hingga 5 September. Kami optimis dengan keterlibatan aktif masyarakat, dukungan pemerintah, dan masukan dari para ahli, pemulihan akan terus berlanjut dengan prinsip berkeadilan dan transparansi,” kata Endra Kusuma.

Sejak insiden terjadi pada 23 Agustus, proses penanganan dipimpin langsung oleh Pemerintah Daerah Luwu Timur dengan PT Vale berperan sebagai mitra yang bertanggung jawab. Desa-desa terdampak, seperti Lioka, Langkea Raya, Baruga, Timampu, Matompi, dan Wawondula, menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Camat Towuti Amri Mustari menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

“Ini bukan kerja sepihak, kami dari pemerintah berkolaborasi dengan baik, termasuk masyarakat yang kita libatkan agar kejadian ini bisa segera kita atasi,” kata Amri.

Untuk memastikan penanganan yang transparan, PT Vale telah menerima 112 aduan resmi hingga hari kedelapan, di mana hampir 90 persen di antaranya disampaikan langsung di lapangan. Posko Pengaduan & Informasi juga dibuka di Kantor Camat Towuti dan dilengkapi dengan hotline 24 jam.

Tim ahli independen dari universitas terkemuka juga dilibatkan untuk melakukan asesmen komprehensif dari sisi sosial, ekonomi, dan ekologis. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi resmi untuk langkah pemulihan jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Towuti.



Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2026