Logo Header Antaranews Sultra

PDAM distribusi air bersih untuk 126 KK terdampak banjir luapan Kali Wanggu di Kendari

Sabtu, 9 Mei 2026 21:00 WIB
Image Print
Kondisi rumah warga yang terendam banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Kendari (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa menyalurkan bantuan air bersih bagi 126 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir akibat luapan Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Unit PDAM Baruga Aswad Lulu saat ditemui di Kendari, Sabtu, mengatakan penyaluran tersebut merupakan respons cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mengingat sarana air bersih mandiri biasanya terganggu saat terjadi banjir.

"Kami mulai melakukan suplai air bersih hari ini setelah berkoordinasi dengan BPBD yang menyiapkan tempat penampungan air. Untuk tahap awal, kami mendistribusikan sekitar 8 kubik air di dua titik utama," kata Aswad Lulu.

Ia menjelaskan bahwa pasokan delapan kubik air tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan harian bagi sekitar 500 hingga 600 jiwa. Berdasarkan pengalaman penanganan banjir di tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan air bersih warga di wilayah terdampak berkisar antara 5 hingga 10 kubik per hari.

Kondisi rumah warga yang terendam banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

"Kami pastikan pasokan untuk hari ini aman. Besok kami akan kembali melakukan suplai rutin agar warga di pengungsian maupun yang masih bertahan di rumah tidak kesulitan mendapatkan air bersih," ujarnya.

Sementara itu, Camat Baruga Bustam mengungkapkan bahwa jumlah warga yang terdampak luapan Kali Wanggu terus meningkat seiring tingginya intensitas hujan sejak Jumat (8/5) malam.

"Hingga Sabtu siang, tercatat sebanyak 126 KK atau 317 jiwa yang terdampak di RT 4, 12, 13, dan 14. Data ini meningkat dari pendataan awal yang hanya 43 KK," jelas Bustam.

Selain air bersih, pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari untuk penyediaan bantuan logistik berupa makanan siap saji bagi warga yang mengungsi di masjid maupun rumah kerabat.

Kondisi debit air Kali Wanggu saat ini dilaporkan masih fluktuatif. Petugas gabungan dan pihak pemerintah daerah terus memantau situasi di lapangan guna memastikan keamanan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026