
PT Vale dan Pemkab Luwu Timur deklarasikan program Sekolah Bersinar

Kendari (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Program yang melibatkan 37 Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di seluruh Luwu Timur ini merupakan langkah strategis dalam memitigasi risiko penyalahgunaan zat terlarang di kalangan pelajar.
Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris di Malili, Kamis, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun ketahanan sosial di wilayah operasional.
"Investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada upaya kolaboratif dalam perlindungan generasi muda. Melalui program Sekolah Bersinar, kami berkomitmen hadir bersama pemerintah memastikan anak-anak di Luwu Timur tumbuh di lingkungan sehat," ujar Baso.
Ia menambahkan, inisiatif ini sangat krusial mengingat Sulawesi Selatan menempati posisi keempat nasional dalam tingkat penyalahgunaan narkoba berdasarkan data BNN periode 2023-2025. Melalui program ini, sekolah diharapkan menjadi benteng pertahanan yang memberikan rasa aman bagi siswa maupun orang tua.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menekankan pentingnya integrasi program nasional seperti ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak) ke dalam lingkungan sekolah. Ia meminta para siswa memiliki keberanian untuk menolak serta melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba.
"Sekolah adalah benteng pertahanan pertama bagi masa depan Luwu Timur. Komitmen kami tidak berhenti pada deklarasi ini, tetapi berlanjut pada penguatan kapasitas satgas di sekolah sebagai pendamping teman sebaya yang edukatif," katanya.
Dalam rangkaian program yang telah berjalan sejak tahun lalu tersebut, tim penyelenggara telah melakukan seleksi terhadap sekitar 100 peserta untuk memilih Duta Pelajar Anti Narkoba. Selain itu, lima sekolah terpilih mendapatkan apresiasi sebagai "Sekolah Bersinar", yakni SMAN 1 Lutim, SMAN 3 Lutim, SMAN 6 Lutim, SMAN 10 Lutim, dan SMAN YPS Sorowako.
Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan apresiasinya atas sinergi lintas sektor yang terjalin di Luwu Timur. Menurutnya, upaya memerangi narkoba harus dilakukan secara kolektif dengan fokus pada edukasi dan pemulihan.
"Kita bukan hanya memerangi kejahatannya, tetapi juga memulihkan korban dan mendidik generasi penerus agar tumbuh harapan baru yang bersih dari narkoba," tutur Agung.
Program Sekolah Bersinar ini diharapkan dapat bertransformasi dari sekadar inisiatif menjadi budaya kolektif yang menjaga integritas serta kesehatan fisik maupun mental para pelajar di Sulawesi Selatan.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
