Kendari (ANTARA) - Polres Baubau, Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan bakti kesehatan dengan sasaran para pengemudi ojek online (ojol) dan pangkalan ojek dalam rangka menyambut HUT Ke-79 Bhayangkara di daerah setempat.
"Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial dalam menyambut HUT Bhayangkara, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya rekan-rekan pengemudi ojek yang berjasa besar dalam pelayanan transportasi publik," ujar Kepala Seksi Dokkes Polres Baubau dr Fara Soraya di Baubau, Jumat.
Ia mengatakan kegiatan tersebut wujud kepedulian Polres Baubau terhadap kesehatan para pengemudi ojek yang setiap hari beraktivitas di jalan dan menjadi salah satu elemen penting mobilitas masyarakat.
Kegiatan kemanusiaan itu, kata dia, juga melibatkan personel satlantas yang dipusatkan di dua tempat strategis, yakni pangkalan ojek dan Pelabuhan Feri Batulo Kota Baubau.
Bakti kesehatan tersebut mencakup pemeriksaan tekanan darah, edukasi atau sosialisasi mengenai penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi, serta pemberian obat-obatan sesuai dengan keluhan kesehatan yang dialami pengemudi ojek. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif agar mereka dapat terus bekerja secara produktif dengan kondisi tubuh yang sehat.
Ia menjelaskan kegiatan seperti ini akan terus digencarkan tidak hanya saat peringatan hari besar, namun juga dalam berbagai kesempatan lainnya sebagai bagian dari program Polri Presisi yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kegiatan ini akan dilakukan untuk beberapa hari ke depan dan juga dibuka untuk semua ojek online maupun pangkalan yang tidak sempat dikunjungi dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis langsung ke Klinik Polres Baubah,” katanya.
Pihaknya mengharapkan melalui kegiatan ini kesehatan para pengemudi ojek tetap terjaga.
"Mereka adalah mitra kami di lapangan yang turut berkontribusi dalam menciptakan ketertiban lalu lintas dan pelayanan publik," katanya.
Pengemudi ojek antusias memanfaatkan kesempatan itu untuk memeriksakan kesehatan masing-masing. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pengendalian tekanan darah serta bahaya diabetes yang bisa datang tanpa gejala awal.
"Kami merasa sangat terbantu. Biasanya kami jarang periksa kesehatan karena sibuk kerja, tapi dengan kegiatan ini kami bisa tahu kondisi tubuh kami," ujar Arman, salah satu pengemudi ojek pangkalan Pelabuhan Feri Batulo.

