Di Indonesia, kasus sembuh COVID-19 bertambah 6.323 orang

id vaksinasi

Di Indonesia, kasus sembuh COVID-19 bertambah 6.323 orang

Pengrajin menunjukkan tas berbentuk masker KN95 yang sudah siap jual di salah satu sentra di Sanankulon Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/3/2021). Selain bertujuan untuk mengkampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat, kreasi tas berbentuk masker KN95 yang dijual mulai harga Rp75ribu hingga Rp125ribu/tas dan dipasarkan melalui pasar digital hingga ke beberapa kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Malang, Medan, dan Makassar tersebut juga untuk mengkampanyekan kebangkitan UMKM khususnya bidang kreatifitas yang sempat terpuruk akibat dampak pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Irfan Anshori/hp. (ANTARA FOTO/IRFAN ANSHORI)

Jakarta (ANTARA) - Kasus sembuh COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 6.323 orang pada Jumat sehingga jumlah keseluruhan hingga saat ini mencapai 6.027.872 (6,03 juta) orang.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Jumat, kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami tambahan sebanyak 5.929 orang sehingga total kasus hingga saat ini menjadi 6.235.244 (6,24 juta) orang.

Sementara kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah sebanyak 12 orang sehingga jumlah keseluruhan hingga sekarang mencapai 157.072 orang. Sementara kasus aktif COVID-19 berkurang sebanyak 406 orang sehingga menjadi 50.300 orang.

Secara nasional, DKI Jakarta menyumbang tambahan kasus positif COVID-19 paling banyak, yakni 2.569 orang. Kemudian diikuti dengan Jawa Barat (1.193), Banten (680), Jawa Timur (415) dan Jawa Tengah (321).

Sedangkan tambahan kasus sembuh COVID-19 terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta, yaitu 2.833 orang. Kemudian diikuti oleh Jawa Barat (1.591), Banten (726), Jawa Timur (412) dan DI Yogyakarta (196).

Sementara 12 kasus meninggal akibat COVID-19 terdiri dari empat orang di DKI Jakarta, empat orang di Jawa Tengah, dua orang di Bali, satu orang di Jawa Timur dan satu orang di Kalimantan Selatan.

Satgas juga melaporkan sebanyak 6.237 orang menjadi suspek COVID-19, dan 112.219 spesimen telah diperiksa per hari ini.

Satgas mengimbau masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengimbau masyarakat untuk kembali memakai masker di dalam ruangan maupun di luar ruangan seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19 di dalam negeri.

"Ingat COVID-19 masih ada, oleh sebab itu, baik di dalam ruangan maupun luar ruangan, diimbau untuk menggunakan masker," ujar Reisa.
 
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng, Bali, menyiapkan sebanyak 1.365 vaksin "booster" atau penguat yang kedua kalinya untuk tenaga kesehatan (nakes) di wilayah tersebut. Vaksinasi "booster" kedua untuk tenaga kesehatan (nakes) di wilayah tersebut dimulai, Jumat (5/8/2022). ((FOTO Antara News Bali/HO-Pemkab Buleleng/bgs/2020))
 
Sebanyak 56,8 juta atau tepatnya 56.829.093 penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi penguat berdasarkan Data Kementerian Kesehatan hingga Kamis (4/8/2022) pukul 12.00 WIB.

Jumlah penduduk yang divaksinasi penguat itu mengalami penambahan sebanyak 379.623 jiwa dibandingkan hari sebelumnya. Sementara yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua sebanyak 170.201.649 jiwa, atau mengalami penambahan sebanyak 58.270 orang.

Berikutnya yang melakukan vaksinasi dosis pertama sebanyak 202.623.385 orang atau mengalami penambahan sebanyak 49.178 orang dibandingkan hari sebelumnya. Sementara target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 jiwa.

Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi penguat. Bahkan khusus untuk tenaga medis dilakukan vaksinasi penguat dosis kedua.

Kemendikbudristek juga mendorong mahasiswa maupun dosen untuk melakukan vaksinasi dosis penguat, agar pembelajaran tatap muka dapat dilakukan di kampus.
 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kasus sembuh COVID-19 bertambah 6.323 orang di Indonesia
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022