Hujan lebat berpotensi terjadi di delapan wilayah di Sultra

id BMKG, hujan, lebat, potensi, guyur, delapan, wilayah, sultra,BMKG sebut hujan lebat potensi guyur delapan wilayah di Sul

Hujan lebat berpotensi terjadi di delapan wilayah di Sultra

Hujan mengguyur saat pembukaan road race di Kendari yang digelar Polresta Kendari, Minggu (3/7/2022) (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memprediksi hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di delapan wilayah di provinsi tersebut.

Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Faizal Habibie dalam keterangan tertulis Humas BMKG Sultra, Minggu, mengatakan delapan daerah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.

"Peringatan dini cuaca di wilayah Sultra berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di delapan daerah yakni Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Buton Utara, dan Kota Kendari," katanya.



Faizal menjelaskan di Kabupaten Kolaka potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Kecamatan Wundulako, Kolaka, Latambaga yang dapat meluas ke Pomalaa, Baula, dan Samaturu.

Selanjutnya di Kabupaten Kolaka Timur, potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Kecamatan Tirawuta, Loea, Ladongi, Lalolae, Mowewe, Tinondo yang dapat meluas ke Poli Polia, Lambandia, Uluiwoi, Aere, dan Dangia.

Kemudian di Kabupaten Konawe, hujan berpotensi terjadi di Kecamatan Lambuya, Unaaha, Wawotobi, Pondidaha, Sampara, Soropia, Tongauna, Puriala, Uepai, Wonggeduku, Besulutu, Anggaberi, Meluhu, Amonggedo, Konawe, Lalonggasumeeto, Onembute, Wonggeduku Barat, Anggotoa yang dapat meluas ke Abuki, Latoma, Bondoala, Asinua, Kapoiala, Padangguni, Morosi, Anggalomoare, dan Tongauna Utara.

Berikutnya di Kabupaten Konawe Selatan potensi hujan di Kecamatan Tinanggea, Angata, Andoolo, Landono, Konda, Ranomeeto, Kolono, Moramo, Laonti, Benua, Mowila, Moramo Utara, Buke, Wolasi, Baito, Ranomeeto Barat, Sabulakoa, Andoolo Barat yang dapat meluas ke Palangga, Lainea, Lalembuu, Palangga Selatan, Laeya, Basala, dan Kolono Timur.

 
Sejumlah pengendara menembus hujan saat melintas di jalan Jenderal Sudirman Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/11/2020). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palembang memprediksi dampak fenomena La Nina, curah hujan di tujuh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan lebih tinggi di atas normal hingga April 2021, yang berpotensi terjadinya banjir bandang dan tanah longsor. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)


Di Kabupaten Konawe Utara potensi hujan di Kecamatan Lasolo yang dapat meluas ke Asera, Langgikima, Molawe, Lembo, Sawa, Oheo, Andowia, Motui, Lasolo Kepulauan, dan Landawe.

"Di Kabupaten Konawe Kepulauan potensi hujan sedang hingga lebat dapat mengguyur wilayah di Kecamatan Wawonii Barat, Wawonii Timur Laut, Wawonii Tengah, yang dapat meluas ke Wawonii Utara dan sekitarnya," ujar dia.

Selanjutnya di Kabupaten Buton Utara potensi hujan lebat dapat mengguyur Kecamatan Wakorumba Utara.

Di wilayah Kota Kendari juga berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yakni di Kecamatan Mandonga, Kendari, Baruga, Poasia, Kendari Barat, Abeli, Wua-wua, Kadia, Puuwatu, Kambu, Nambo, dan sekitarnya.

Selain di delapan daerah tersebut, potensi hujan sedang hingga lebat juga dapat terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bombana utamanya di Kecamatan Poleang Timur, Rarowatu, Rumbia, Mata Oleo, Rarowatu Utara, Poleang Utara, Poleang Tenggara, Lantari Jaya, dan Mata Usu.

BMKG Sultra mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak potensi cuaca hujan lebat yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan, angin kencang, pohon tumbang, hingga jalan licin.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG sebut hujan lebat berpotensi terjadi di delapan wilayah di Sultra
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022