Buton Selatan berkomitmen capai 70 persen vaksinasi COVID-19

id busel vaksin

Buton Selatan berkomitmen capai 70 persen vaksinasi COVID-19

Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani (ketiga kanan), Kapolres Buton AKBP Gunarko (kedua kanan), Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari, melakukan penandatangan MoU penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak serta kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Buton Selatan, Selasa. (Antara/Yusran)

Buton Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, berkomitmen mencapai target nasional 70 persen pemberian vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat di daerah itu dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Hal itu disampaikan Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19, dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Kabupaten Buton Selatan, di Gedung Wisata Rujab Bupati Buton Selatan, Selasa.

Dalam sambutannya, Bupati La Ode Arusani menjelaskan, penyebaran COVID-19 membutuhkan upaya pengendalian serius, sehingga pemerintah terus mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menyegerakan vaksinasi sebagai salah satu langkah awal menuju tatanan kehidupan baru berdampingan dengan COVID-19.

"Kita patut bersyukur bahwa secara nasional kasus COVID-19 melandai beberapa waktu terakhir. Hal ini dapat tercapai dengan adanya kebijakan pemerintah yang menerapkan PPKM di setiap daerah secara nasional, terkhusus di Kabupaten Buton Selatan, berdasarkan data per 11 Oktober 2021 level PPKM berada di level 1 dengan status hijau," katanya.

Menurut dia, saat ini memasuki fase yang cukup menyenangkan sekarang. Hampir setiap orang menyangka pandemi telah terkendali.

"Tapi ini merupakan fase paling berat, di mana harus mempersiapkan dan tetap meningkatkan langkah-langkah antisipatif dan terukur guna mempertahankan status level 1 PPKM dan terkendalinya pandemi di Buton Selatan, yang salah satunya dengan melalukan pengetatan dan percepatan cakupan vaksinasi," katanya.

Dikatakan, capaian vaksinasi di Buton Selatan belum cukup maksimal sehingga diperlukan upaya ekstra dan dukungan dari semua pihak serta kerjasama dengan seluruh komponen stakeholder, TNI/Polri, kepala OPD, para camat, lurah, kepala desa, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, insan pers, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh masyarakat Buton Selatan.

"Khususnya untuk ikut serta berperan aktif dalam melakukan sosialisasi terkait vaksinasi, serta menyukseskan pelaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 di seluruh lapisan masyarakat sehingga kita bisa keluar dari pandemi ini," ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak serta kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Buton Selatan, antara Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dengan Polres Buton dan Polres Baubau.

Diharapkan kerja sama dapat terjalin dengan baik agar penanganan terhadap ragam kasus yang selama ini melingkupi kehidupan perempuan dan anak mendapatkan perhatian yang lebih khusus.

"Kerja sama yang telah dilaksanakan selama ini antara Polres Buton, Polres Baubau dan Pemkab Buton Selatan sudah terjalin dengan sangat baik," imbuhnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021