Bungkus sandwich menjadi biang kerok Alonso gagal finis di Bahrain

id formula1,formula one,fernando alonso,grand prix bahrain,alpine

Bungkus sandwich menjadi biang kerok Alonso gagal finis di Bahrain

Pebalap tim Alpine Fernando Alonso menjalani sesi latihan bebas Grand Prix Bahrain di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir. (27/3/2021) (AFP/Giuseppe Cacace)

Jakarta (ANTARA) - Fernando Alonso ketiban sial ketika pembungkus sandwich (roti lapis) mengakhiri penampilannya di Grand Prix Bahrain sebagai seri pembuka Formula 1 2021, Minggu.

Pembungkus itu ditemukan menyumbat rem belakang mobil Alpine sang juara dunia F1 dua kali itu, yang terpaksa kembali ke garasi di lap ke-32 setelah tim mendapati suhu rem mobilnya melonjak tajam.

Bukan awal musim yang sesuai harapan sang pebalap Spanyol, yang kembali membalap di F1 setelah dua tahun hengkang.

"Setelah stop kedua, pembungkus sandwich terselip di dalam rem belakang mobil Fernando yang menyebabkan suhu tinggi dan sejumlah kerusakan di sistem pengereman," kata bos tim Alpine Marcin Budkowski seperti dikutip AFP, Senin.

Sebelum pembungkus makanan cepat saji itu memperlambat sang pebalap, Alonso (39) mengamankan posisi start ke-9 di babak kualifikasi dengan tim yang dimiliki oleh Renault itu.

Pebalap lainnya dari tim Alpine, Esteban Ocon, finis P13 setelah harapannya meraih poin sirna menyusul tubrukan dengan juara dunia empat kali Sebastian Vettel yang tahun ini mengendarai mobil Aston Martin.

"Bukan start musim yang baik bagi kami karena kami mendapat kesialan," kata Budkowski.

Namun, ia cukup berlega hati melihat hasil positif Alonso di kualifikasi.

"Balapan pertama yang sangat tidak beruntung melihat bagaimana terlihat kuatnya Alonso."
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021