Pasien meninggal COVID-19 di Sulawesi Tenggara bertambah menjadi 73 orang

id pasien meninggal akibat covid-19 di Sultra per 18 Oktober 2020

Pasien meninggal COVID-19 di Sulawesi Tenggara bertambah menjadi 73 orang

Dokumen - Petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19. ANTARA/HO

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa data kasus meninggal akibat virus corona di provinsi itu kembali bertambah menjadi 73 orang per 18 Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal di Kendari, Minggu malam mengatakan hari ini terdapat dua pasien yang meninggal, berasal dari Kota Kendari dan Baubau.

"Hari ini Sulawesi Tenggara kembali ada penambahan dua kasus meninggal, perempuan 51 tahun asal Kendari dan perempuan 50 tahun asal Baubau. Kedua pasien telah dimakamkan sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19," kata Rabiul.

Selain terjadi penambahan kasus meninggal, Rabiul juga menyampaikan bahwa hari ini Sultra juga ada penambahan 226 kasus positif baru sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 4.249 orang.

"Rincian kasus positif baru hari ini (Kota) Kendari 66 orang, (Kabupaten) Konawe Selatan 10 orang, Konawe 18 orang, Kolaka 106 orang, Bombana satu orang dan Kolaka Utara 25 orang," jelas Rabiul.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menyampaikan bahwa data pasien sembuh di provinsi tersebut juga bertambah, namun hanya sebanyak 51 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 2.567 orang.

"Rincian pasien sembuh hari ini (Kota) Kendari 50 orang dan Konawe Utara satu orang," tutur Rabiul.

Sebaran 73 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 30 orang, Baubau menjadi 15 orang, Kabupaten menjadi Muna enam orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Konawe Selatan dua orang, Buton Utara satu orang, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang, Konawe empat orang dan Buton Selatan dua orang.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar