Pasien meninggal akibat COVID-19 di Sulawesi Tenggara menjadi 67 orang

id Pasien meninggal akibat COVID-19 di Sultra per 14 Oktober 2020, pasien COVID-19, Pasien meninggal

Pasien meninggal akibat COVID-19 di Sulawesi Tenggara menjadi 67 orang

Data kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara per 14 Oktober 2020. (Sumber: Satgas COVID-19 Sultra).

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan bahwa data kasus meninggal akibat virus corona di provinsi itu bertambah satu orang sehingga total menjadi 67 orang per 14 Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Rabu mengatakan pasien yang meninggal tersebut berasal dari Kabupaten Konawe, berjenis kelamin perempuan.

"Hari ini Sulawesi Tenggara kembali ada tambahan satu pasien meninggal, perempuan 62 tahun dari Konawe. Pasien telah dimakamkan sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19," katanya.

Selain ada tambahan pasien meninggal, Rabiul juga menyampaikan bahwa Rabu (14/10)  ini Sultra juga ada tambahan 65 positif baru sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 3.800 orang.

"Rincian kasus positif baru hari ini (Kota) Kendari 35 orang dan (Kabupaten) Konawe 30 orang," katanya.
 
Data kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara per 14 Oktober 2020. (Sumber: Satgas COVID-19 Sultra).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menyampaikan bahwa data pasien sembuh di provinsi tersebut juga bertambah 46 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 2.437 orang.

"Rincian pasien sembuh hari ini, masing-masing satu orang berasal dari (Kabupaten) Konawe Selatan dan Buton Tengah. Kemudian Konawe 12 orang dan (Kota) Kendari 32 orang," tutur Rabiul.

Sebaran 67 pasien meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari 28 orang, Baubau 13 orang, Kabupaten Muna lima orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Buton Selatan satu orang, Konawe Selatan dua orang, Buton Utara satu orang, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang dan Konawe menjadi empat orang.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar