Di Sultra, KPU terima 18 hasil pemeriksaan kesehatan Bapaslon

id KPU penyelenggara Pilkada 2020 di Sultra rampung terima hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon, 18 bapaslon Pilkada di Sultra

Di Sultra, KPU terima 18 hasil pemeriksaan kesehatan Bapaslon

Tim kesehatan Rumah Sakit Bahtermas Kendari saat menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon kepada Ketua KPU Kabupaten Muna, Senin (21/9/2020). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Sebanyak tujuh Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah sebagai penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Provinsi Sulawesi Tenggara, telah rampung menerima 18 berkas hasil pemeriksaan kesahatan para bakal pasangan calon (bapaslon).

Hari ini Rumah Sakit (RS) Bahteramas menyerahkan hasil tes kesehatan Rajiun bersama pasangannya La Pili kepada Ketua KPU Muna Kubais di Kantor KPU Sulawesi Tenggara, Senin , yang sempat tertunda pemeriksaannya.

Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib mengatakan, dengan dengan penyerahan tersebut, maka KPU daerah rampung menerima 18 berkas hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon yang akan berlaga di Pilkada serentak 2020, di tujuh kabupaten di Sultra.

"Kami di KPU tidak boleh membedakan antara calon yang sudah kita fasilitasi penerimaan hasil kesehatannya pada tanggal 12 September lalu, dengan yang tadi baru keluar hasilnya, itu kita perlakukan sama. Untuk kemudian diverifikasi syarat calonnya," kata Natsir.

Sementara itu, Ketua KPU Muna, Kubais mengungkapkan setelah pihaknya menerima berkas tersebut, maka selanjutnya akan melakukan penelitian syarat calon terhadap hasil pemeriksaan kesehatan tersebut.

"Nantinya akan disampaikan pada aplikasi Silon, untuk kemudian dilakukan penyampaikan kepada bapaslon terhadap penelitian dokumen syarat calon," kata Kubais.

Kubais juga menyebutkan, bapaslon Rajiun dan La Pili tidak akan ditetapkan sebagai paslon sesuai tanggal tahapan, yakni pada 23 September, tetapi pada 1 Oktober 2020. Sebab, kata dia, ada perubahan teknis tahapan dan jadwal atas bapaslon tersebut yang termuat dalam pedoman teknis Nomor 248.

"Jadi beliau yang bersangkutan (Rajiun-La Pili) yang harusnya ditetapkan tanggal 23 September, mundur sampai tanggal 1 Oktober untuk penetapan calon. Begitupun masa kampanye Rajiun-La Pili terhitung sejak tanggal 4 Oktober. Sebab, dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017, masa kampanye dimulai 3 hari setelah penetapan paslon," katanya.

 
Tim kesehatan Rumah Sakit Bahtermas Kendari saat menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon kepada Ketua KPU Kabupaten Muna, Senin (21/9/2020). (ANTARA/Harianto)



Daftar nama bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Periode 2021-2026 di tujuh daerah di Sulawesi Tenggara yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan, yakni: 

Kabupaten Buton Utara:
1. Abu Hasan-Suhuzu (PDIP)
2. Ridwan Zakariah-Ahali (Golkar, Demokrat, PAN)
3. Muhammad Aswadi Adam-Fahrul Muhammad (PKB, Gerindra, PKS, PKPI)

Kabupaten Muna
1. LM Rusman Emba-Bachrun (PKB, PDIP, Golkar, PKS)
2. LM Rajiun Tumada-La Pili (Gerindra, Nasdem, PPP, PAN, Hanura, Demokrat)

Kabupaten Konawe Selatan
1. Muh. Endang-Wahyu Ade Pratama Imran (Demokrat, PAN, Gerindra)
2. Surunuddin Dangga-Rasyid (Golkar, Nasdem, PKB, PKS, PBB)
3. Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae (PDIP, Hanura, PPP)

Kabupaten Konawe Utara
1. Ruksamin-Abu Haera (PBB, PDIP,Nasdem, Golkar)
2. Raup-Iskandar Z. Mekuo (PAN, PKB, Hanura)

Kabupaten Konawe Kepulauan
1. Abdul Halim-Untung (perseorangan)
2. Amrullah-Andi Muhammad Lutfi (PKB, PDIP, Nasdem, PKPI, Demokrat)
3. Musdar-Ilham Jaya (PAN, PKS)
4. Muhammad Oheo Sinapo- Muttaqin Siddiq (Gerindra, Golkar, PPP)

Kabupaten Kolaka Timur
1. Samsul Bahri-Andi Merya (PDIP, Demokrat, PAN, Gerindra)
2. Tony Herbiansah-Baharuddin (Nasdem, PBB, Golkar, PKS)

Kabupaten Wakatobi
1. Arhawi-Hardin Laomo (Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN, Hanura)
2. Haliana-Ilmiati Daud (PDIP, Nasdem, PBB)
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar