Hasil pemeriksaan tes usap Rektor Unhas Makassar negatif

id rektor Unhas kpu covid-19

Hasil pemeriksaan tes usap Rektor Unhas Makassar negatif

Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Palubuhu MA (tengah) bersama Ketua KPU Pusat (kanan) pada acara di Makassar, 15 September 2020. ANTARA/HO-Humas Unhas

Makassar (ANTARA) - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA melakukan test usap (swab) untuk pemeriksaan virologi Sars-Cov-2 dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan hasilnya dinyatakan negatif COVID-19.

Pemeriksaan yang dilakukan ini sebagai langkah antisipasi, menyusul kabar beberapa tokoh yang baru saja bertemu Rektor Unhas terkonfirmasi positif terpapar COVID-19.

Hari ini, Minggu (20/9) RSPTN Unhas mengeluarkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan tidak terdeteksi RNA SARS-Cov-2. Hal ini tertuang dalam Surat Keterangan Nomor 5973/SK/IX/RSUH/2020.

Sebagaimana diberitakan, Ketua KPU RI (Arief Budiman), Komisioner KPU RI (Pramono Ubaid Thantowi), dan Ketua KPUD Sulawesi Selatan (Faisal Amir) terkonfirmasi positif COVID-19.

Kabar ini beredar selang tiga hari setelah mereka menghadiri acara di Unhas, Selasa (15/9).

Kehadiran mereka di Unhas dalam kegiatan bersama Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI), Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), dan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI). Acara dimaksud adalah Penandatanganan Kerja Sama antara Unhas dengan DKPP RI, KPU RI, Bawaslu RI, dan PP AIPI.

Selain itu juga dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Cabang AIPI Kota Makassar, dan Seminar Nasional Pilkada Serentak 2020.

Selain Rektor Unhas, juga turut diperiksa juga beberapa orang staf, termasuk Ketua Panitia Pelantikan Pengurus AIPI dan Seminar Nasional, yang juga merupakan dosen FISIP Unhas. Seluruhnya menunjukkan hasil negatif COVID-19.

Prof Dwia turut mendo’akan agar Ketua KPU RI dan Komisioner KPU dan KPUD yang terpapar virus corona segera diberi kesembuhan, imunitasnya terjaga, dan dapat beraktivitas lagi seperti biasa.

“Saya tentu turut prihatin dengan apa yang menimpa Pak Arief dan rekan-rekan. Kita tidak tahu dimana beliau terpapar, namun saya mendoakan kesembuhan untuk beliau,” katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar