Dinsos Baubau pulangkan seorang warga terlantar asal Muna

id Warga Terlantar

Dinsos Baubau pulangkan seorang warga terlantar asal Muna

Seorang warga asal Muna, La Ode Faru (kiri) dikunjungi pegawai Dinas Sosial Baubau, saat diketahui terlantar dan menginap di Mushola pelabuhan feri Batulo daerah itu, Kamis. (foto Antara/Yusran)

Baubau (ANTARA) - Dinas Sosial Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, memulangkan seorang warga bernama La Ode Faru (124) yang merupakan penduduk Desa Lapole, Maligano, Kabupaten Muna.

"Awalnya orang tua ini datang dari Seram, Maluku menumpangi kapal Doro Londa tiga hari lalu. Setelah tiba di pelabuhan Murhum, dia (La Ode Faru) kemudian diantar tukang ojek ke pelabuhan feri yang kebetulan tempat mangkal transportasi Damri unuk melanjutan pulang ke Maligano," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Baubau, Makmun, di Baubau, Kamis petang.

Dari pengakuan La Ode Faru, kata Makmun, yang bersangkutan mempunyai keluarga di Maligano. Bahkan dari konfirmasi Kepala Desa Lapole bahwa La Ode Faru pernah diberikan surat keterangan penduduk sebagai dasar untuk kembali ke Ambon, Maluku, namun yang bersangkutan tidak ada kabar lagi.

"Jadi orang tua ini sudah tiga hari di sini (Baubau). Dan menurut pemilik warung yang ada di pelabuhan feri mereka yang selalu memberikan makanan," ujarnya, dengan menambahkan yang bersangkutan juga menginap di Mushola pelabuhan feri.

Upaya pihaknya memulangkan yang bersangkutan ke kampung halamannya, lanjut dia, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya seorang warga yang terlantar itu.

"Kalau sudah ada kepastian dari keluarganya siap menunggu kedatangan orang tua ini, maka Dinsos Baubau yang akan memberikan biaya transportasinya ke Maligano. Termasuk malam ini kami juga akan memberikan makanan," katanya.

Dalam upaya membantu kakek tua itu, kata Makmun, pihaknya juga bisa saja memberikan akomodasi penginapan di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Baubau, tapi yang bersangkutan mengaku merasa nyaman menginap ditempat itu apalagi akan pulang ke Maligano.

"Kalau melihat kondisi orang tua ini kategorinya sudah masuk terlantar, tetapi melihat fisik, ingatan dan mentalnya masih cukup kuat," ujar Makmun, didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Lansia, Aminuddin dan staf Bidang Rehabilitasi, Yuni.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar