• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Jumat, 9 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

      Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

      3 jam lalu

      DPR: Kedudukan Polri harus tetap di bawah Presiden

      DPR: Kedudukan Polri harus tetap di bawah Presiden

      11 jam lalu

      17 ASN di Konawe Utara diberhentikan, mayoritas tersandung kasus korupsi

      17 ASN di Konawe Utara diberhentikan, mayoritas tersandung kasus korupsi

      07 January 2026 15:15 Wib

      Polisi selidiki dugaan Pungli ratusan juta rupiah di SMKN 4 Kendari

      Polisi selidiki dugaan Pungli ratusan juta rupiah di SMKN 4 Kendari

      07 January 2026 10:18 Wib

      KUHP baru dinilai perkuat perlindungan hak warga negara

      KUHP baru dinilai perkuat perlindungan hak warga negara

      06 January 2026 14:32 Wib

  • Ekonomi
    • Pemprov Sultra tuntaskan pembangunan 489 Koperasi Merah Putih

      Pemprov Sultra tuntaskan pembangunan 489 Koperasi Merah Putih

      4 jam lalu

      Polda Sultra panen jagung di lahan lima hektare di Kendari dukung ketahanan pangan

      Polda Sultra panen jagung di lahan lima hektare di Kendari dukung ketahanan pangan

      4 jam lalu

      Defisit APBN 2025 naik Jadi 2,92 persen, pemerintah klaim untuk jaga pertumbuhan

      Defisit APBN 2025 naik Jadi 2,92 persen, pemerintah klaim untuk jaga pertumbuhan

      10 jam lalu

      Sepanjang 2025, Bank Sultra realisasikan KUR Alsintan Rp17 miliar

      Sepanjang 2025, Bank Sultra realisasikan KUR Alsintan Rp17 miliar

      13 jam lalu

      Rupiah pada Kamis  stagnan di Rp16.780 per dolar AS

      Rupiah pada Kamis stagnan di Rp16.780 per dolar AS

      14 jam lalu

  • Olahraga
    • Jadwal Super League: Persib vs Persija

      Jadwal Super League: Persib vs Persija

      11 jam lalu

      Piala Super Spanyol: Barcelona ke final usai bantai Athletic Club 5-0

      Piala Super Spanyol: Barcelona ke final usai bantai Athletic Club 5-0

      17 jam lalu

      Fulham kalahkan Chelsea 2-1

      Fulham kalahkan Chelsea 2-1

      17 jam lalu

      MU ditahan imbang Burnley 2-2

      MU ditahan imbang Burnley 2-2

      17 jam lalu

      Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen setelah tekuk Parma 2-0

      Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen setelah tekuk Parma 2-0

      17 jam lalu

  • Budaya & Pariwisata
    • Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      06 January 2026 6:26 Wib

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

  • Humaniora
    • KSOP catat penumpang masuk Kendari naik 23 persen periode Nataru

      KSOP catat penumpang masuk Kendari naik 23 persen periode Nataru

      3 jam lalu

      Dukung ketahan pangan, PT Vale bersama kelompok tani panen jagung di Tondowolio Kolaka

      Dukung ketahan pangan, PT Vale bersama kelompok tani panen jagung di Tondowolio Kolaka

      10 jam lalu

      Bank Mandiri dan Kemenhan bangun lima jembatan bailey di wilayah bencana Sumatera

      Bank Mandiri dan Kemenhan bangun lima jembatan bailey di wilayah bencana Sumatera

      07 January 2026 14:03 Wib

      Kemenhaj Sultra buka pelunasan biaya haji hingga 9 Januari 2026

      Kemenhaj Sultra buka pelunasan biaya haji hingga 9 Januari 2026

      06 January 2026 20:09 Wib

      Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

      Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

      06 January 2026 17:40 Wib

  • Opini
    • Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      01 October 2025 13:05 Wib

  • Video
    • KSOP catat ada lonjakan penumpang masuk ke Kendari sebesar 23 persen

      KSOP catat ada lonjakan penumpang masuk ke Kendari sebesar 23 persen

      Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

  • Foto
    • Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

  • Internasional
    • Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Senin, 5 Januari 2026 11:15

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 14:30

      Yaman peringatkan STC: Mundur dari Hadramaut atau hadapi perang

      Yaman peringatkan STC: Mundur dari Hadramaut atau hadapi perang

      Jumat, 2 Januari 2026 9:19

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Selasa, 30 Desember 2025 12:14

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Selasa, 30 Desember 2025 12:13

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • BMKG: Hujan ringan hingga lebat guyur mayoritas wilayah RI

      BMKG: Hujan ringan hingga lebat guyur mayoritas wilayah RI

      Rabu, 7 Januari 2026 8:13

      BMKG: Sebagian besar wilayah Indonesia hujan ringan hari ini

      BMKG: Sebagian besar wilayah Indonesia hujan ringan hari ini

      Selasa, 6 Januari 2026 7:50

      BMKG prakirakan hujan turun di sejumlah wilayah Indonesia

      BMKG prakirakan hujan turun di sejumlah wilayah Indonesia

      Senin, 5 Januari 2026 8:37

      Tim SAR kembali temukan satu korban WNA Spanyol korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR kembali temukan satu korban WNA Spanyol korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Minggu, 4 Januari 2026 13:11

      Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Rabu, 31 Desember 2025 9:02

Logo Header Antaranews Sultra

Rezim Dagang Isolasionis Trump

id trump Senin, 21 November 2016 9:46 WIB

Image Print

Jakarta (Antara News) - Terpilihanya pengembang hunian elite, Donald Trump, sebagai Presiden Amerika Serikat berpotensi membawa perubahan besar bagi agenda perdagangan internasional Washington yang selama ini kurang pragmatis dan lebih banyak untuk kepentingan geopolitik.

Di balik retorika misoginis dan rasisnya, Trump tetap merupakan seorang pengusaha dengan orientasi utama keuntungan. Program dia yang paling jelas bukanlah tembok penghalau imigran di perbatasan Meksiko atau rencana rahasia mengalahkan ISIS di Suriah, melainkan pada aspek perdagangan.

Hanya pada sisi ini Gedung Putih di bawah kepemimpinan Trump bisa dinilai dan diperkirakan. Secara umum Trump ingin membuat Amerika Serikat kembali menjadi kekuatan dagang isolanionis dan proteksionis yang sangat kontras dengan kebijakan negara tersebut sepanjang tiga dekade terakhir.

Selama ini, Amerika Serikat adalah promotor utama perdagangan bebas di panggung internasional. Pada tahun 1980, negara ini menginisiasi perundingan putaran Uruguay, kemudian membidani lahirnya rezim perdagangan dunia saat ini, WTO.

Akan tetapi, macetnya perundingan sejumlah agenda WTO, terutama pada persoalan subsidi pertanian yang dianggap menjadi non-tariff barrier, membuat Amerika Serikat terpaksa mengubah strategi. Mereka mulai membuat perjanjian-perjanjian regional kecil seperti NAFTA--kesepakatan perdagangan bebas bagi Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Dalam beberapa tahun terakhir Amerika Serikat mendekati negara-negara pesisir Pasifik dan Eropa untuk menjalin kesepakatan dagang terpisah dalam bentuk yang sekarang dikenal dengan nama Trans-Pacific Partnership (TPP) dan Transatlantic Trade and Investment Partnership (TTIP).

Washington juga mulai merundingkan perdagangan bebas dengan negara-negara pesisir Hindia (IORA). Amerika Serikat mengulang tindakan tahun 2005 saat menggabungkan diri dengan lima negara kecil Samudra Pasifik, sebelum mengembangkannya menjadi kesepakatan besar sekaligus kontroversial TPP.

Tujuan Amerika Serikat membentuk rezim dagang, seperti WTO, NAFTA, dan TPP adalah penurunan tarif impor dalam bentuk apapun. Agenda ini menunjukkan keberhasilan besar karena dalam 20 tahun terakhir tarif impor mengalami penurunan drastis dari sekitar 30 persen menjadi kurang dari 3 persen.

Ambisi Amerika Serikat untuk menciptakan rezim perdagangan dunia yang bebas tarif sebenarnya cukup mengherankan karena perekonomian di negara ini sama sekali tidak bergantung pada ekspor-impor--berbeda dengan Tiongkok di awal dekade 2000-an yang harus mendevaluasi yuan untuk mempertahankan volume ekspor.

Ekspor di Amerika Serikat hanya berkontribusi sekitar 12 persen dari keseluruhan output ekonomi nasional, atau berada dalam peringkat 10 besar terendah di seluruh dunia. Negara ini juga selalu mengalami defisit perdagangan, sebuah indikasi bahwa mereka lebih bergantung pada konsumsi domestik.

Lalu, untuk apa Washington mengejar terbentuknya institusi-insitusi dagang tersebut--yang menurut Trump justru merugikan industri dalam negeri? Trump mengklaim, Amerika Serikat kehilangan lebih dari sepertiga lapangan kerja di sektor manufaktur sejak terbentuknya NAFTA.

Pertanyaan baru akan terjawab jelas dalam kasus TPP, sebuah perjanjian besar yang tidak hanya mengatur remeh-temeh tafir impor yang sudah hampir menyentuh angka nol.

TPP adalah kesepakatan megaregional yang ingin menyeragamkan liberalisasi di seluruh sektor ekonomi, menyederhanakan proses bea cukai, memperkuat aturan perlindungan hak kekayaan intelektual, dan menyamakan standar perlindungan lingkungan serta pekerja.

Sederhananya, Amerika Serikat, sebagai peggagas TPP, ingin mewajibkan negara lain meniru institusi ekonomi Gedung Putih.

Upaya Gedung Putih dalam perundingan ini tidak main-main. Mereka rela menghapus perlindungan terhadap industri farmasi dalam negeri yang selama ini menguasai 40 persen pangsa pasar dunia.

Amerika Serikat, menurut sejumlah analis, bertujuan mengurung Tiongkok--negara rival yang mempunyai kesepakatan dagang di wilayah sama tanpa kehadiran Washington (RCEP).

Sebagian besar anggota TPP adalah tetangga Tiongkok yang juga merupakan sekutu dagang terbesar Beijing.

Dengan menerapkan standar Amerika Serikat dalam perlindungan lingkungan dan pekerja di TPP, negara-negara itu diharapkan bisa memaksa Tiongkok mengikutinya, mengingat negara ini sering kali dinilai tidak mengindahkan aturan perlindungan kerja, lingkungan, maupun hak kekayaan intelektual.

Dengan demikian, TPP dan perdagangan internasional pada umumnya, bagi Amerika Serikat bukan hanya merupakan instrumen ekonomi, melainkan juga instrumen geopolitik.

Melalui TPP, Amerika Serikat ingin menunjukkan siapa pemimpin Asia Pasifik, bukan Tiongkok dan RCEP-nya.

Melalui TPP pula, Gedung Putih ingin memaksa Beijing meninggalkan model perekonomian "buruk" (subsidi, pengabaian lingkungan, pekerja, dan hak kekayaan intelektual) yang selama ini menguntungkan Tiongkok dalam perdagangan internasional.

Kecenderungan untuk menggunakan rezim perdagangan untuk tujuan politik inilah yang sepertinya Tiongkok ditentang presiden terpilih Donald Trump.

Trump sempat marah saat menjelaskan bagaiamana TPP akan membuat Amerika kehilangan 2.000.000 lapangan kerja dengan korban utama pekerja di sektor otomotif. Dia berjanji akan menarik diri dari TPP yang sampai saat ini belum diratifikasi oleh kongres setempat.

Kecenderungan pragmatis Trump soal perdagangan ini juga terlihat dalam rencananya menerapkan tarif impor barang-barang Tiongkok sampai 30 persen. Masih belum jelas apakah Trump akan benar-benar melakukan kebijakan ini karena akan berdampak besar pada perang tarif antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Namun, dari kecenderungan-kecenderungan itu bisa disimpulkan bahwa Trump, berlawanan dengan para presiden pendahulunya, akan memilih kebijakan proteksionis soal perdagangan. Amerika Serikat akan kembali menjadi Amerika Serikat sebelum perang dunia, negara besar yang mengucilkan diri.

Kecenderungan Trump untuk menarik diri dari panggung internasional lainnya juga nampak dalam pernyataan-pernyataannya soal NATO, negara-negara sekutu dan "kerahasiaan" rencana penyelesaian perang saudara di Suriah.

Mengenai NATO dan negara-negara sekutu di Asia, Trump mengatakan bahwa sebaiknya mereka membayar sendiri biaya pertahanan masing-masing.

Karakter intervensionis dan imperialis yang menjadi ciri khas politik luar negeri dan perdagangan Amerika Serikat sejak perang dingin, mungkin akan berubah dengan kepemimpinan Trump.

Indikasi yang paling jelas dari potensi perubahan ini adalah pendirian Trump soal dagang sebagai aktivitas murni mencari untung.

Sebagai perbandingan, Hillary Clinton yang kalah dalam pemilihan umum presiden adalah semua yang bukan Trump dalam hal dagang dan politik luar negeri.

Hillary adalah representasi sempurna dari garis politik ekspansionis Amerika Serikat. Sebagai menteri luar negeri, dia membantu lahirnya TPP.

Dia jorjoran membuang kas negara dengan menambah 30.000 tentara ke Afghanistan sementara di saat bersamaan mendukung 300-an serangan pesawat nir-awak ke Pakistan yang menewaskan lebih dari 2.000 orang. Jangan lupakan pula Libya.

Berhasil tidaknya isolasionisme dan proteksionisme Trump sangat bergantung bagaimana dia membawa diri dalam pergaulan internasional.

Jika Trump masih membawa gaya kepemimpinan kontroversial, potensi konflik akan terbuka lebar, terutama di Laut Tiongkok Selatan.

Kenapa di Laut Tiongkok Selatan dan bukan Timur Tengah? Karena wilayah inilah yang menjadi kawasan prioritas Trump, perdagangan.

Laut Tiongkok Selatan adalah salah satu jalur perdagangan utama dunia yang dilewati kapal-kapal Amerika Serikat dengan nilai 1,2 miliar dolar setiap tahunnya, atau sekitar 20 persen dari total keseluruhan nilai kapal di kawasan itu. Trump yang pragmatis tidak akan membiarkan gangguan kebebasan berlayar di sini.

Di sisi lain, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Presiden Rodrigo Duterte di Filipina makin mendekat ke Tiongkok. Situasi ini bukan tidak mungkin akan membuat proyek instalasi militer di Scarborough Shoal oleh Beijing akan terlaksana meskipun ini adalah wilayah sengketa.

Jika skenario itu terjadi, Beijing akan dengan mudah mengganggu jalur pelayaran dagang Amerika Serikat saat Trump mulai menerapkan tarif impor terlalu tinggi bagi produk-produk asal Tiongkok.

Pewarta : G.M. Nur Lintang Muhammad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

DPR: WNI di Venezuela jaga komunikasi dengan KBRI Caracas

DPR: WNI di Venezuela jaga komunikasi dengan KBRI Caracas

Selasa, 6 Januari 2026 11:15

Rupiah Selasa sore ditutup menguat ke level Rp16.771

Rupiah Selasa sore ditutup menguat ke level Rp16.771

Selasa, 30 Desember 2025 17:10

Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

Selasa, 30 Desember 2025 12:13

Indonesia--AS sepakati tarif resiprokal, penandatanganan ditargetkan Januari 2026

Indonesia--AS sepakati tarif resiprokal, penandatanganan ditargetkan Januari 2026

Selasa, 23 Desember 2025 11:20

Ketegangan memanas, Thailand siap dialog jika dihubungi Presiden AS Donald Trump

Ketegangan memanas, Thailand siap dialog jika dihubungi Presiden AS Donald Trump

Kamis, 11 Desember 2025 11:26

Prabowo Subianto tunjukkan diplomasi humanis di KTT ASEAN Kuala Lumpur

Prabowo Subianto tunjukkan diplomasi humanis di KTT ASEAN Kuala Lumpur

Rabu, 29 Oktober 2025 9:05

DPR minta pemerintah terus berperan pastikan kedamaian Gaza

DPR minta pemerintah terus berperan pastikan kedamaian Gaza

Selasa, 14 Oktober 2025 12:49

Ribuan warga Palestina yang dibebaskan Israel tiba di Khan Yunis, Gaza

Ribuan warga Palestina yang dibebaskan Israel tiba di Khan Yunis, Gaza

Selasa, 14 Oktober 2025 9:42

  • Terpopuler
Dukung ketahan pangan, PT Vale bersama kelompok tani panen jagung di Tondowolio Kolaka

Dukung ketahan pangan, PT Vale bersama kelompok tani panen jagung di Tondowolio Kolaka

10 jam lalu

Jadwal Super League: Persib vs Persija

Jadwal Super League: Persib vs Persija

11 jam lalu

Piala Super Spanyol: Barcelona ke final usai bantai Athletic Club 5-0

Piala Super Spanyol: Barcelona ke final usai bantai Athletic Club 5-0

17 jam lalu

Sepanjang 2025, Bank Sultra realisasikan KUR Alsintan Rp17 miliar

Sepanjang 2025, Bank Sultra realisasikan KUR Alsintan Rp17 miliar

13 jam lalu

MU ditahan imbang Burnley 2-2

MU ditahan imbang Burnley 2-2

17 jam lalu

  • Top News
Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

Pemprov Sultra tuntaskan pembangunan 489 Koperasi Merah Putih

Pemprov Sultra tuntaskan pembangunan 489 Koperasi Merah Putih

Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

Polda Sultra tahan 2 tersangka korupsi proyek pasar rakyat Ambuau di Buton

Polda Sultra tahan 2 tersangka korupsi proyek pasar rakyat Ambuau di Buton

Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video