
Pascaliburan PNS Provinsi Serbu PD-BPR Bahteramas

Kendari (Antara News) - Pascaliburan natal dan tahun baru 2015, ribuan pegawai negeri sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak dua hari ini (5-6 Januari) serbu Perusahaan Daerah Bank perkreditan Rakyat (PD-BPR) Bahteramas untuk melakukan transaksi penarikan tambahan tunjangan penghasilan mereka.
Pantauan di kantor DP-BPR Bahteramas di Jalan Abdullah Silondae Kendari, Selasa, nampak para PNS sejak pukul 08.00 hingga sekitar pukul 12.00 Wita masih antri untuk menunggu giliran penarikan dana tunjangan penambahan penghasilan (TPP) yang nilainya bervariasi sesuai golongan dan jabatan masing-masing pegawai.
Koordinator Tim Pendiri PD BPR Bahteramas Sultra, Abdul Razak membenarkan bahwa pascaliburan tahun baru, hampir seuruh PNS lingkup Pemprov Sultra yang jumlahnya mencapai 7000-an orang itu setiap bulanya harus berhubungan dengan BPR untuk bisa menarik uang TPP.
"Yang dikelola BPR Bahteramas hanya dana TPP setelah bendahara masing-masing kantor telah mengimput kehadiran (absensi) pegawai dalam setiap bulan, dan proses pembayaran TPP dilakukan setiap tanggal 4-6 di di bulan itu," ujarnya.
Ia mengatakan, dari sekitar 40 SKPD tersebut yang paling banyak karyawannya adalah Dinas Kesehatan termasuk RSUP Bahtermas yang mencapai lebih 700 orang, menyusul Dinas Pendidikan dan kebudayaan lebih dari 500 orang serta Dinas Pekerjaan Umum sekitar 400 orang karyawannya. Sedangkan dinas lainnya di bawa 200 karyawan.
Terkait besaran dana yang dikelola PD BPR Bahterams, Razak yang didampingi Direktur Utama PD BPR Bahteramas Kota Kendari Arthur Kasenda mengatakan tergantung hasil proses kecepatan imput terkait kehadiran (absensi) dari seluruh SKPD yang setiap bulannya melaporkan ke BPR.
"Proses pembayaran TPP tidak harus dilakukan setiap bulan, tetapi terkadang dibayarkan 2-3 bulan sekali dalam bentuk rapel. Artinya bahwa semakin cepat data yang masuk ke BPR maka semakin cepat pula dilakukan pembayaran," ujara Arthur.
Yang pasti lanjut dia, nilai dana TPP yang dikeluarkan BPR Bahteramas Kendari setiap bulannya mencapai Rp2 milar lebih dan terkadang juga bisa mencapai Rp3,6 miliar.
Sebab pembayaran TPP kepada seluruh PNS berdasarkan laporan dari masing-masing bendahara kantor tempat dimana para pegawai itu bekerja.
Ia menyebutkan, untuk PNS golongan dua dan tiga (non eselon) besaran TPP yang diterima setiap bulan antara Rp750 ribu hingga Rp1 juta, sedangkan untuk PNS yang mendapat jabatan eselon empat (Kepala seksi) besaran TPP senilai Rp1,7 juta per bulan.
Begitu pula dengan PNS yang eselon III dengan jabatan sebagai kepala bidang TPP-nya antara Rp2,5 juta hingga Rp2,7 juta per bulan dan pejabat eselon II dengan jabatan Kadis atau kepala Badan TPP cukup besar yakni senilai Rp10 juta hingga Rp12 juta per bulan.
Pewarta : Azis Senong
Editor:
Abdul Azis Senong
COPYRIGHT © ANTARA 2026
