Lomba perahu di Anjungan Teluk Kendari
- 29 August 2025 7:10 WIB, 2025
Foto udara tumpukan sampah di antara deretan perahu nelayan yang bersandar di Teluk Kendari, Kelurahan Puday, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026). Teluk yang menjadi muara 13 aliran sungai di Kota Kendari itu telah mengalami penyusutan kedalaman dari 23 meter menjadi hanya 5-10 meter dalam kurun waktu 20 tahun terakhir akibat sedimentasi lumpur dan penumpukan sampah rumah tangga sehingga menghambat akses kapal nelayan dan harus menunggu air pasang untuk menyandarkan kapalnya. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Warga melintasi sedimen lumpur saat berjalan dari kapal menuju daratan di Teluk Kendari, Kelurahan Puday, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026). Teluk yang menjadi muara 13 aliran sungai di Kota Kendari itu telah mengalami penyusutan kedalaman dari 23 meter menjadi hanya 5-10 meter dalam kurun waktu 20 tahun terakhir akibat sedimentasi lumpur dan penumpukan sampah rumah tangga sehingga menghambat akses kapal nelayan dan harus menunggu air pasang untuk menyandarkan kapalnya. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Warga melintasi sedimen lumpur saat berjalan dari kapal menuju daratan di Teluk Kendari, Kelurahan Puday, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026). Teluk yang menjadi muara 13 aliran sungai di Kota Kendari itu telah mengalami penyusutan kedalaman dari 23 meter menjadi hanya 5-10 meter dalam kurun waktu 20 tahun terakhir akibat sedimentasi lumpur dan penumpukan sampah rumah tangga sehingga menghambat akses kapal nelayan dan harus menunggu air pasang untuk menyandarkan kapalnya. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Sejumlah warga melintasi sedimen lumpur saat berjalan dari kapal menuju daratan di Teluk Kendari, Kelurahan Puday, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026). Teluk yang menjadi muara 13 aliran sungai di Kota Kendari itu telah mengalami penyusutan kedalaman dari 23 meter menjadi hanya 5-10 meter dalam kurun waktu 20 tahun terakhir akibat sedimentasi lumpur dan penumpukan sampah rumah tangga sehingga menghambat akses kapal nelayan dan harus menunggu air pasang untuk menyandarkan kapalnya. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Foto udara sejumlah perahu nelayan bersandar di Teluk Kendari, Kelurahan Puday, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026). Teluk yang menjadi muara 13 aliran sungai di Kota Kendari itu telah mengalami penyusutan kedalaman dari 23 meter menjadi hanya 5-10 meter dalam kurun waktu 20 tahun terakhir akibat sedimentasi lumpur dan penumpukan sampah rumah tangga sehingga menghambat akses kapal nelayan dan harus menunggu air pasang untuk menyandarkan kapalnya. ANTARA Sultra/Andry Denisah